Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengungkapkan sektor pariwisata telah melampaui berbagai target sepanjang 2025, mulai dari jumlah wisatawan hingga kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.
Kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB pada 2025 diperkirakan mencapai 4,9 persen, melampaui target awal. Ini disampaikan Gibran saat memimpin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepariwisataan Tahun 2026 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (12/01/2026).
Baca Juga: Purbaya Tak Tinggalkan Anak Buah yang Kena OTT KPK, Kenapa?
“Jadi terkait jumlah wisman (wisatawan mancanegara), terkait spending devisa, jumlah wisnus (wisatawan nusantara), tenaga kerja, kontribusi PDB (Produk Domestik Bruto). Ini saya kira sudah cukup baik dan ini saya lihat angka-angkanya melebihi target. Terima kasih untuk kerja kerasnya Bapak-Ibu semua,” tutur Wapres, dikutip dari siaran pers Kemenpar, Selasa (13/1).
Sebagai Ketua Tim Koordinasi Kepariwisataan, Wapres menegaskan sejumlah fokus utama pengembangan pariwisata nasional, antara lain penguatan infrastruktur, peningkatan akses dan keselamatan transportasi wisata, pembenahan kebijakan visa, serta penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kualitas destinasi wisata.
Menjelang Idulfitri 2026, Wapres juga meminta seluruh pemangku kepentingan melakukan persiapan lebih dini, termasuk perbaikan destinasi dan peningkatan kenyamanan wisata.
“Persiapan yang lebih matang juga terkait perbaikan-perbaikan infrastruktur di tempat-tempat tujuan wisata,” imbuhnya.
Menutup rakornas, Wapres menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan kolaborasi antarkementerian dan lembaga.
“Semakin solid, sinergi dan kerja-kerja kolaboratif seperti ini harus ditingkatkan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana melaporkan capaian positif sektor pariwisata sepanjang 2025.
“Kami optimistis di tahun ini kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB Nasional akan optimal. Berdasarkan estimasi dari Bank Mandiri, kontribusi bahkan diperkirakan akan menumbuh 4,9 persen,” jelasnya.



