Grid.ID – Nama Robby Tremonti mendadak jadi sorotan usai muncul isu dirinya melakukan teror kepada presenter kondang Hesti Purwadinata. Isu ini mencuat setelah Hesti memberikan dukungan terbuka kepada Aurelie Moeremans terkait peluncuran buku Broken Strings yang mengungkap masa lalu kelam sang aktris.
Tak ingin bola liar terus bergulir, Robby Tremonti akhirnya buka suara. Secara blak-blakan, ia membongkar isi pesan singkatnya kepada suami Hesti, Edo Borne, untuk membuktikan bahwa tidak ada unsur ancaman maupun teror seperti yang dituduhkan.
Tunjukkan Bukti Chat di Depan Kamera
Sambil memegang telepon genggamnya, Robby memperlihatkan rentetan pesan yang ia kirimkan kepada Edo Borne pada awal Januari lalu. Ia menegaskan bahwa komunikasinya dilakukan secara laki-laki kepada laki-laki.
"Jangan dipelintir tentang timeline saya WA siapa atau DM siapa. Seingat saya, saya DM itu Edo Borne karena dia suami dari Hesti," ujar Robby Tremonti saat ditemui di kawasan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/1/2026).
Dalam pesan DM Instagram tertanggal 6 Januari tersebut, Robby menanyakan sikap Hesti yang ikut menyebarkan tautan buku Aurelie.
"Do, gimana kabar? Gue dapat kabar Hesti ikut-ikutan sebarin link bukunya Aurelie. Sori Bro, terpaksa gue capture. Kalau memang sampai peak (ramai), gue akan bawa ke jalur hukum," tulis Robby dalam pesan tersebut.
Robby menjelaskan bahwa alasannya menghubungi Edo adalah karena ia mengenal pasangan Hesti tersebut secara pribadi dan ingin menjaga etika. Karena pesan di Instagram tidak dibalas, ia kemudian beralih ke WhatsApp.
"Siang Do, apa kabar? Ini Robby. Gue ada DM lo di IG mungkin belum lo baca. Gue mau bahas postingan Hesti di TikTok dan IG tentang buku Broken Strings," bunyi pesan WhatsApp Robby yang dibacakannya langsung.
Ia pun menyoroti penggunaan emoji tangan menyembah (tanda respek) yang ia sematkan dalam setiap pesan.
"Pakai satu emoji aja udah sopan, apalagi dua. Itu melambangkan respek," tegasnya.
Merasa Sakit Hati dengan Pernyataan Hesti
Robby mengaku sangat menyayangkan sikap Hesti yang seolah memvalidasi narasi dalam buku Aurelie tanpa mendengar sisi darinya. Terlebih, ada bagian di mana Hesti setuju jika "pelaku" dalam buku tersebut tidak diberi panggung lagi di dunia hiburan.
"Wajar saya merasa sakit hati? Sangat wajar. Hesti tahu orangnya, pernah shooting bareng dan kenal. Pekerjaan saya di dunia shooting, berarti kan pengen diboikot orangnya? Padahal saya kenal Hesti, kenal Edo juga, dan kami nggak pernah ada konflik sebelumnya," ungkap Robby kecewa.
Tanggapan Soal Jalur Hukum
Terkait tuduhan pengancaman, Robby memberikan klarifikasi bahwa penyebutan jalur hukum adalah hal yang wajar sebagai warga negara yang merasa nama baiknya dicemarkan.
"Gue tunggu 1x24 jam ya Bro. Kalau memang tidak ada respons, gue tahu mesti menempuh jalur hukum apabila diperlukan. Saya garis bawahi, apabila diperlukan. Bahasa saya sopan, saya mendoakan mereka sehat selalu," pungkasnya.
Robby berharap dengan dibongkarnya isi pesan ini, publik tidak lagi memojokkannya dengan narasi teror. Ia menegaskan hanya ingin melindungi nama baiknya dan keluarga besarnya yang ikut terdampak akibat viralnya buku tersebut.
Aurelie Berhenti Repost Dukungan Sahabat
Aurelie Moeremans memutuskan untuk berhenti melakukan repost dukungan terhadap buku yang ditulisnya. Hal itu dilakukan setelah Hesti Purwadinata menerima pesan berisi ancaman.
Aurelie mengaku tidak enak hati karena merasa kehadirannya justru membuat orang terdekatnya terancam dilaporkan ke pihak berwajib.
"Aku pernah repost story Teh Hesti. Setelah itu, sampai sekarang, Teh Hesti dan suaminya masih terus diancam. Dari DM, sampai ke WhatsApp.
Tentu tidak digubris. Tapi tetap saja, itu ganggu. Dan aku tidak enak.
Kalau aku yang diancam, aku bisa terima. Tapi kalau sampai orang lain ikut kena hanya karena berdiri di sampingku, itu berat.
Jadi kalau aku tidak repost, itu bukan karena tidak menghargai. Justru sebaliknya.
Dengan aku tidak repost, dia tidak tahu siapa saja yang mendukungku. Dan teman-temanku bisa tetap aman dari ancaman gak jelas," tulis Aurelie melalui media sosial pribadinya.
Sementara itu, meski terancam akan dilaporkan ke jalur hukum karena membela sahabatnya yang menjadi korban grooming, Hesti memilih bersikap santai. Presenter sekaligus komedian tersebut menegaskan akan terus mendukung Aurelie apa pun risikonya.
"I’ll support you no matter what. Just be happy and enjoy being loved by so many people (Aku akan selalu mendukung kamu apapun resikonya. Senang dan nikmati hidup sebagai orang yang dicintai banyak orang ya). Sehat-sehat ya bumil sayang," tulis Hesti kepada Aurelie di akun media sosialnya. (*)
Artikel Asli




