Liputan6.com, Jakarta - Indonesia dinilai berada di jalur yang tepat dalam mendorong transisi energi bersih, seiring langkah pemerintah yang dinilai konsisten dalam mengembangkan energi baru dan terbarukan.
Penilaian tersebut disampaikan perusahaan energi terbarukan asal Uni Emirat Arab (UEA), Masdar, yang menilai Indonesia mampu merespons tantangan pengembangan energi bersih, termasuk keterbatasan lahan, melalui pendekatan kebijakan yang adaptif.
Advertisement
Chief Operating Officer (COO) Masdar, Abdulaziz Alobaidli mengatakan, arah kebijakan energi Indonesia menunjukkan kemajuan positif dan membuka peluang pengembangan energi bersih dalam skala yang lebih besar.
Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah dan para pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memastikan transisi energi tetap berjalan di tengah berbagai tantangan struktural.
"Indonesia berada di arah yang benar. Pemerintah dan para pemangku kepentingan mampu menemukan solusi untuk mengatasi keterbatasan lahan dan tetap mendorong transisi energi," ujar Alobaidli, melansir Antara, Selasa (13/1/2026).
Langkah tersebut tercemin dari kebijakan pengembangan energi yang semakin adaptif terhadap keterbatasan ruang. Pemerintah dinilai mampu merancang strategi yang memungkinkan peningkatan kapasitas energi bersih.



