HARGA emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan rekor baru dalam sejarah pada perdagangan Selasa (13/1) dengan kenaikan signifikan sebesar Rp21.000 menjadi Rp2.652.000 per gram. Tren penguatan ini diperkirakan masih memiliki napas panjang untuk berlanjut pada perdagangan Rabu, 14 Januari 2026.
Analisa Sentimen Global dan DomestikKenaikan harga emas didorong oleh kombinasi sentimen "perfect storm". Di pasar global, harga emas spot sempat menyentuh level US$4.620 per troy ons sebelum terkoreksi tipis ke kisaran US$4.585. Ketegangan geopolitik menjadi motor utama, terutama setelah Presiden AS mengumumkan tarif 25% bagi negara yang bertransaksi dengan Iran, serta kekhawatiran akan independensi Federal Reserve (The Fed) pasca ancaman investigasi pidana terhadap Jerome Powell.
Secara domestik, pelemahan nilai tukar Rupiah yang ditutup di level Rp16.877 per dolar AS pada Selasa sore memberikan dorongan tambahan bagi harga emas ritel di Indonesia. Kurs yang melemah membuat harga emas dalam denominasi Rupiah menjadi lebih mahal meskipun harga global mengalami fluktuasi tipis.
Baca juga : Antam Sempurnakan Aplikasi Transaksi Emas
Tabel Harga Emas Antam (Update 13 Januari 2026) Jenis Transaksi Harga per Gram Perubahan Harga Jual (Beli) Rp2.652.000 +Rp21.000 Harga Buyback Rp2.503.000 +Rp19.000 Prediksi Harga Emas Rabu, 14 Januari 2026Analis pasar uang, Gunawan Benjamin, menilai emas masih berada dalam zona bullish yang kuat. "Emas mampu menahan tekanan jual meski sudah naik signifikan. Ada potensi besar harga emas menembus level psikologis baru US$4.650 per troy ons jika data inflasi AS yang dirilis pekan ini menunjukkan perlambatan," ujarnya.
Untuk perdagangan Rabu (14/1), harga emas Antam diprediksi akan bergerak dalam rentang Rp2.640.000 hingga Rp2.670.000 per gram. Investor disarankan untuk memperhatikan aksi ambil untung (profit taking) yang mungkin terjadi di level ATH, namun secara fundamental, emas tetap menjadi aset safe haven utama di tengah ketidakpastian politik Washington dan konflik Iran.
Catatan Redaksi: Investasi emas memiliki risiko fluktuasi harga. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
(P-3)




