Para pimpinan bank sentral utama dunia menyatakan dukungan terbuka kepada Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell. Sikap ini disampaikan menyusul ancaman dakwaan pidana dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump terhadap Powell.
Mengutip Reuters, pernyataan bersama tersebut disampaikan pada Selasa (13/1), dengan dukungan datang dari para kepala Bank Sentral Eropa (ECB), Bank of England (BoE), serta sembilan otoritas moneter internasional lainnya. Mereka menegaskan solidaritas terhadap The Fed dan kepemimpinan Powell di tengah tekanan politik yang muncul.
"Kami sepenuhnya bersolidaritas dengan Sistem Federal Reserve dan Ketuanya Jerome H. Powell," kata para Kepala Bank Sentral Eropa, Bank of England, dan sembilan lembaga lainnya.
Dalam pernyataan itu, para bank sentral menekankan pentingnya menjaga independensi otoritas moneter sebagai fondasi utama stabilitas ekonomi global. Menurut mereka, kemandirian bank sentral berperan krusial dalam menjaga stabilitas harga dan sistem keuangan, sekaligus melindungi kepentingan publik.
"Kemandirian bank sentral adalah landasan stabilitas harga, keuangan, dan ekonomi demi kepentingan warga negara yang kami layani," tambah mereka.
Penyelidikan oleh pemerintahan AS secara resmi dikaitkan dengan proyek renovasi kantor pusat The Fed. Namun, Powell menilai langkah tersebut bukan semata soal administratif. Ia menyebut penyelidikan itu sebagai 'dalih' yang digunakan untuk membuka jalan bagi campur tangan Trump dalam kebijakan suku bunga.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461718/original/089739600_1767433302-WhatsApp_Image_2026-01-03_at_15.59.48.jpeg)

