Mojokerto (beritajatim.com) – Kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Mojokerto menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mojokerto mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2025 sebesar 3,49 persen, atau mengalami penurunan 0,38 persen poin dibandingkan Agustus 2024.
Kepala BPS Kabupaten Mojokerto, Dwi Yuhenny mengatakan, penurunan TPT tersebut sejalan dengan meningkatnya jumlah angkatan kerja dan penduduk yang bekerja. “Jumlah angkatan kerja pada Agustus 2025 mencapai 677.257 orang, bertambah 5.451 orang dibandingkan Agustus 2024,” ungkapnya, Rabu (14/1/2026).
Hal tersebut, lanjutnya, sejalan dengan kenaikan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) yang mencapai 74,24 persen. Dwi menjelaskan, TPAK Agustus 2025 mengalami kenaikan sebesar 0,30 persen poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan semakin banyak penduduk usia kerja yang aktif masuk ke pasar kerja.
Selain itu, jumlah penduduk yang bekerja di Kabupaten Mojokerto juga mengalami peningkatan signifikan. Pada Agustus 2025, penduduk yang bekerja tercatat sebanyak 653.623 orang atau bertambah 7.798 orang, setara dengan kenaikan 1,21 persen dibandingkan Agustus 2024.
“Mayoritas penduduk bekerja di sektor jasa-jasa dengan kontribusi sebesar 46,86 persen. Jika dibandingkan Agustus 2024, jumlah pekerja di sektor ini meningkat sebanyak 16.719 orang atau naik 5,77 persen. Tak hanya sektor jasa, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan juga menunjukkan pertumbuhan positif,” katanya.
Jumlah pekerja di sektor tersebut meningkat sebanyak 14.782 orang atau naik 11,49 persen dibandingkan Agustus tahun lalu. Menurut Dwi, capaian tersebut mencerminkan membaiknya kondisi perekonomian daerah serta meningkatnya daya serap lapangan kerja di berbagai sektor.
“Penurunan pengangguran dan peningkatan jumlah penduduk bekerja ini diharapkan dapat terus berlanjut seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan penguatan sektor-sektor produktif di Kabupaten Mojokerto,” pungkasnya. [tin]

