jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan di seluruh Indonesia.
Caranya kata Prabowo Subianto, pemerintah akan melakukan program renovasi sekolah secara masif.
BACA JUGA: Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo: Target 500 di 2029, Insyaallah Tercapai
"Tahun ini saja, saya akan renovasi 60 ribu sekolah dan seterusnya," ujar Presiden Prabowo dikutip Rabu (14/1).
Kepala Negara menyampaikan saat ini Indonesia memiliki sekitar 300 ribu sekolah.
BACA JUGA: Mensos Buka-bukaan soal Keunggulan Program Sekolah Rakyat, Simak
Pemerintah menargetkan seluruh sekolah tersebut dapat diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya dalam kurun waktu empat tahun ke depan.
"Indonesia punya 300 ribu sekolah, saya berharap dalam 4 tahun bisa selesaikan semua sekolah-sekolah di Indonesia, dan kualitasnya akan ditingkatkan di segala bidang," katanya.
Presiden Prabowo menekankan pendidikan memegang peran strategis dalam pembangunan nasional.
Menurutnya, pendidikan bukan hanya sarana mencetak sumber daya manusia unggul, tetapi juga menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program renovasi dan peningkatan kualitas sekolah ini, pemerintah berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang layak, aman, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan bagi seluruh anak bangsa.
"Pendidikan adalah instrumen pembangunan, pendidikan adalah instrumen kesejahteraan, pendidikan adalah instrumen demokrasi, pendidikan dan kesehatan adalah instrumen menghilangkan kemiskinan," imbuh Presiden.
Pemerintah juga menargetkan kehadiran minimal satu sekolah unggulan di setiap provinsi Indonesia, baik SMA Taruna Nusantara maupun SMA Garuda.
Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk mempercepat pembangunan sumber daya manusia unggul dan kepemimpinan masa depan bangsa.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah akan memperluas jaringan SMA Taruna Nusantara dan membentuk sedikitnya 20 sekolah serupa bernama SMA Garuda.
Sekolah tersebut dirancang sebagai model pendidikan unggulan untuk menjangkau lebih banyak daerah, sekaligus mempercepat pemerataan akses pendidikan berkualitas di Indonesia.
Menurut Presiden, SMA Garuda dirancang sebagai sekolah unggulan dengan filosofi yang sejalan dengan SMA Taruna Nusantara, yakni menjaring putra putri terbaik bangsa untuk dibina secara intensif agar mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus memiliki karakter kepemimpinan yang kuat.
Pembentukan SMA Garuda sejalan dengan cita-cita Presiden Prabowo untuk menghadirkan satu sekolah unggulan di setiap provinsi.
Selain itu, pembentukan sekolah tersebut juga menjadi bagian dari strategi nasional dalam membangun peradaban bangsa.
Presiden menekankan bahwa kemajuan suatu negara sangat bergantung pada kemampuan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, sebagaimana yang telah dilakukan oleh negara-negara maju.(antara/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul


