KOMPAS.TV - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menyoroti banyaknya tenaga kesehatan (nakes) yang belum dapat bekerja optimal karena tempat tinggal mereka terdampak bencana.
Ia pun mendorong percepatan pembangunan rumah bagi nakes dan tenaga medis (named) yang terdampak bencana di wilayah Sumatera, karena dinilai krusial untuk mempercepat pemulihan layanan kesehatan pascabencana.
“Bagaimana tenaga kesehatan bisa bekerja normal kalau rumahnya sendiri belum normal,” kata Budi, Selasa (12/1/2026) dalam keterangan tertulis Kemenkes.
Baca Juga: BNPB Ungkap Masih Ada 72 Korban Bencana di Sumatera Barat yang Hilang
Budi menegaskan, sektor kesehatan terus bergerak di bawah koordinasi pemerintah pusat dalam penanganan bencana. Pemerintah menargetkan layanan kesehatan dapat kembali berfungsi penuh.
Menkes menilai kondisi tempat tinggal tenaga kesehatan juga menjadi faktor penentu layanan.
Keterangan tertulis tersebut juga menyampaikan penjelasan Deputi IV Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jarwansyah terkait data jumlah rumah tenaga kesehatan dan tenaga medis yang terdampak bencana di tiga provinsi di Sumatera.
Baca Juga: Usai Bencana, Kementerian PU Percepat Pembangunan Jembatan Bailey di Aceh Tengah | JMP
Deputi IV Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jarwansyah menyampaikan BNPB telah menerima data dari Kementerian Kesehatan terkait jumlah rumah rusak tersebut.
“Data rumah tenaga kesehatan dan tenaga medis terdampak dengan rincian di Aceh sebanyak 3.050 unit, di Sumatera Utara 48 unit, dan di Sumatera Barat 167 unit, dengan total 3.265 unit rumah,” kata Jarwansyah.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- menteri kesehatan
- menkes
- kementerian kesehatan
- kemenkes
- tenaga kesehatan





