Penjualan Semen Nasional Diproyeksi Naik 2,5 Persen pada 2026, SIG Ungkap Strategi Hadapi Persaingan Ketat Industri

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Terjadinya overcapacity dan perlambatan pertumbuhan pasar semen domestik sepanjang tahun 2025, tak lantas membuat PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) pasrah. Perusahaan pun menjabarkanlangkah-langkah strategisnya untuk menyiasati persaingan industri yang ketat.

Strategi tersebut disamoaikan di hadapan mitra bisnis, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya, Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan dalam SIG Infrastructure Summit bertema ”Bangga Bangun Indonesia”,

Baca Juga :
Pemain Minecraft Ini Berhasil Bangun Millennium Falcon Fungsional Lengkap dengan Interior dan Meriam Aktif
Harga Emas Hari Ini 7 Januari 2026, Produk Antam Makin Kinclong, Global Melorot

Dia mengatakan, SIG terus melanjutkan transformasi bisnis untuk menghadirkan solusi bahan bangunan dan layanan pendukung yang inovatif serta relevan dengan kebutuhan pasar yang semakin dinamis. SIG juga hadir lebih dekat untuk memahami kebutuhan dan karakteristik pelanggan di tiap-tiap daerah, sekaligus meningkatkan tata kelola rantai pasok agar lebih efektif dan efisien.

“SIG terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pelanggan melalui pengembangan semen hijau, produk inovatif, dan solusi konstruksi terintegrasi. Kami berupaya memastikan setiap produk dan layanan SIG tidak hanya memenuhi kebutuhan teknis proyek, tetapi juga mendukung target keberlanjutan dalam jangka panjang,” kata Dicky Saelan di Renaissance Hotel Nusa Dua, Bali, dikutip dari keterangannya, Rabu, 14 Januari 2026.

Dia mengatakan, melalui SIG Infrastructure Summit, SIG memperkuat kolaborasi antara pelaku industri, mitra bisnis, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya, dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional. Serta menegaskan kepemimpinannya di industri bahan bangunan di Indonesia yang tidak hanya menyediakan solusi bahan bangunan seperti semen hijau dan produk turunannya yang ramah lingkungan, tetapi juga layanan jasa pendukung, dengan dukungan fasilitas operasi yang luas dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sejalan dengan proyeksi pemulihan industri semen dan ekonomi nasional, sektor perbankan menekankan pentingnya pemanfaatan momentum pertumbuhan. VP of Industry and Regional Research PT Bank Mandiri Tbk, Dendi Ramdani yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa berdasarkan kajian dan proyeksi internal penjualan semen nasional diperkirakan masih dapat tumbuh sekitar 2,5% pada 2026. 

Hal itu di dorong oleh peningkatan belanja infrastruktur dan sektor properti, meskipun industri masih dihadapkan pada tantangan overcapacity, tingkat utilisasi yang belum optimal, serta tekanan efisiensi. Kondisi ini menuntut pelaku industri untuk terus beradaptasi melalui inovasi dan penguatan nilai tambah, sejalan dengan strategi yang dijalankan SIG dalam menghadirkan solusi konstruksi berkelanjutan.

Baca Juga :
Tesla Kehilangan Gelar Raja Mobil Listrik Dunia, Ternyata Ini Penggantinya!
Daftar Game Terlaris Dunia 2020–2025, Dari Animal Crossing hingga It Takes Two
Akselerasi Pembangunan Kopdes Merah Putih, SIG Gandeng Agrinas

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Puji Kapasitas Alumni SMA Taruna Nusantara: Banyak di Kabinet Saya
• 19 jam laludetik.com
thumb
Rekomendasi Mobil SUV 5 Seater dengan Teknologi Modern
• 13 jam lalumedcom.id
thumb
KPK Periksa Salah Satu Petinggi PBNU Aizzudin Abdurrahman untuk Kasus Kuota Haji
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Eks Presiden Korsel Dituntut Hukuman Mati Terkait Pemberlakuan Darurat Militer
• 12 jam laludetik.com
thumb
Gaji ASN Gorontalo Macet di Awal 2026, Ini Fakta-faktanya
• 18 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.