Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Akhirnya Dibongkar, Warga: Alhamdulillah

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Warga Jakarta Selatan menyambut baik rencana pembongkaran tiang monorel yang telah lama terbengkalai di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Proyek yang mangkrak selama lebih dari dua dekade ini dianggap mengganggu arus lalu lintas dan berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama di jalur lambat yang sering digunakan sepeda motor dan ojek online.

Sejumlah warga menyatakan lega atas pembongkaran ini, salah satunya Faiza (25), yang rutin berangkat kerja dengan bus Transjakarta di depan Plaza Festival.

Baca juga: Takut Macet, Warga Minta Pembongkaran Tiang Monorel Jangan Lama-Lama

“Setuju, bagus sih akhirnya dibongkar karena ini kan sudah lama. Menurut aku kenapa enggak dari dulu?” ujar Faiza saat ditemui di lokasi, Rabu (14/1/2026).

Menurut Faiza, jalan yang dibagi dua oleh tiang-tiang monorel sering dijadikan jalan potong bagi sepeda motor. Akibatnya, pengendara motor atau ojek online yang menaik-turunkan penumpang di depan halte kerap diklakson oleh pengendara lain agar cepat bergerak.

Faiza berharap, pembongkaran tiang monorel bisa sekaligus memperlebar jalan sehingga kendaraan memiliki ruang lebih luas untuk melintas, terutama pada jam-jam sibuk.

“Kuningan tuh kan padat banget, aku setuju sih kalau jalannya diperlebar, jadi motor enggak asal motong,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Ali (52), pengendara ojek online. Ia menilai jalur lambat di Jalan HR Rasuna Said ke arah Mampang Prapatan terlalu sempit sehingga menimbulkan kemacetan, terutama saat bus Transjakarta melintas atau berhenti di halte non-BRT.

“Ini jalur lambatnya terlalu kecil. Jadi setiap kali bus TJ itu berhenti, pasti diklakson-in sama mobil, motor, soalnya jalannya jadi penuh,” ujar Ali.

Ali menambahkan, separator jalan yang dibangun untuk proyek monorel juga kerap menyebabkan kecelakaan.

Baca juga: Siap-siap, Pemprov DKI Mulai Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hari Ini

“Sudah sering sekali, tapi jarang terekspos. Kadang kan mereka ngantuk, enggak lihat ada pembatasnya itu, jadi nabrak. Jadi ya mungkin kalau dibongkar nanti enggak ada lagi yang kejadian kayak gitu,” ujarnya.

Kerangka proyek monorel ini sudah berdiri sejak lebih dari 20 tahun lalu, namun tidak pernah ada aktivitas pembangunan lebih lanjut.

Ali mengetahui tiang-tiang itu akan dibongkar pada Rabu ini, namun belum mengetahui pukul berapa pembongkaran dimulai. Ia berharap proses pembongkaran dikerjakan cepat mengingat padatnya arus lalu lintas Kuningan.

“Karena pas pembangunan LRT aja juga menimbulkan kemacetan, jadi harusnya pembongkaran dipercepat biar jangan macet lama-lama,” katanya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembongkaran tiang monorel akan dilakukan pada Rabu (14/1/2026) pagi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kemendag Terima 7.887 Laporan Konsumen Sepanjang 2025, 99 Persen Ditangani
• 21 jam lalumerahputih.com
thumb
Pemerintah Optimalkan Hilirisasi Bauksit, Ciptakan Nilai Tambah hingga Triliunan Rupiah
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Melesat Rp13.000, Tembus Rekor Tertinggi Sepanjang Massa
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Polisi Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, WN Cina Ditangkap
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
OPINI: Impor Minyak Bumi Over-Invoicing?
• 22 menit lalubisnis.com
Berhasil disimpan.