Polisi Kerahkan 1.541 Personel untuk Amankan Demo Ojol di Monas

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepolisian mengerahkan 1.541 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa Perhimpunan Ojek Online Indonesia bersama sejumlah elemen massa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat dan kawasan Silang Selatan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026).

Ribuan personel tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Polsek setempat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, kehadiran aparat di lokasi aksi semata-mata untuk melayani masyarakat serta menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai.

Baca juga: Ada Demo Ojol di Gambir Hari Ini, Warga Diminta Cari Jalan Alternatif

“Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat. Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional,” ujar Reynold, dalam keterangannya, Rabu.

Aparat diterjunkan untuk memastikan penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Polisi menegaskan, seluruh personel pengamanan tidak dibekali senjata api. Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional.

Di sisi lain, ia mengimbau para orator dan peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi.

Massa diminta tidak melakukan provokasi terhadap pihak lain, tidak menutup jalan umum, serta tidak melakukan tindakan anarkis, seperti membakar ban bekas atau merusak fasilitas umum.

Reynold juga menekankan agar peserta aksi tidak melawan petugas dan bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan terkendali.

Baca juga: Bantahan Ketua BEM UMJ soal Tudingan Minta Rp 50 Juta untuk Batalkan Demo Sampah Tangsel

Selain kepada massa aksi, kepolisian turut mengimbau masyarakat di sekitar kawasan Monas agar tidak terpancing provokasi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sementara itu, pengguna jalan disarankan mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas selama aksi berlangsung.

“Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tutup Reynold.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
DPR Soal Komisaris BUMN Minta Bonus Saat Perusahaan Rugi, Harus Dievaluasi
• 16 jam lalugenpi.co
thumb
Mikhael Sinaga: Eggi Sudjana Tak Minta Maaf ke Jokowi
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Kejaksaan Didesak Segera Tangkap Jurist Tan, Hakim: Biar Enggak Ada Missing Link
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Irjen Agus Cek Kesiapan Personel Jelang Operasi Ketupat 2026 di Induk PJR Cikampek
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Dituding Ancam Hesti Purwadinata, Roby Tremonti: Langkah Hukum Jika Diperlukan
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.