Tiang Monorel Kuningan Akhirnya Dibongkar, Sutiyoso: Semoga Nggak Sakit Mata Lagi Kalau Lewat Sini

suara.com
7 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Tiang monorel mangkrak di Rasuna Said dibongkar atas inisiatif Gubernur Pramono Anung pada Rabu, 14 Januari 2026.
  • Sutiyoso mengenang ide transportasi makro terintegrasi (MRT, monorel, busway, waterway) mulai dirancang 2003.
  • Proyek monorel dicanangkan Presiden Megawati 2004 bersama investor Tiongkok, namun terhenti setelah 2007.

Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso ikut menghadiri kegiatan simbolis pembongkaran tiang monorel yang telah lama mangkrak di sepanjang Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Pembongkaran tiang-tiang yang telah menjadi besi tua tersebut dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung pada Rabu (14/1/2026).

Sutiyoso mengungkapkan rasa syukurnya atas langkah tegas yang diambil oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan kepastian terhadap proyek yang terbengkalai puluhan tahun tersebut.

"Jujur saja, hari ini hati saya itu lega sekali gitu ya, dengan adanya kepastian yang dicanangkan oleh Pak Gubernur Pramono pada pagi hari ini," ujar Sutiyoso saat memberikan pernyataan di lokasi pembongkaran.

Lelaki yang akrab disapa Bang Yos ini kemudian mengenang kembali awal mula tercetusnya ide pembangunan moda transportasi makro di Jakarta pada tahun 2003 silam.

"Jadi cerita singkatnya begini ya, pada tahun 2003 saya mulai memikirkan bagaimana menanggulangi kemacetan Jakarta. Saya kumpulkan semua pakar-pakar transportasi dari beberapa universitas ya, untuk merancang jaringan transportasi makro ibukota. Nah, saat proses ini dilakukan yang makan waktu berbulan-bulan, tentunya karena dilakukan survei segala macam, saya studi banding ke beberapa negara ya, dan saya berhenti lama di Bogota, Ibukota Kolombia, karena situasinya sama dengan di Jakarta," kenang Sutiyoso.

Berdasarkan hasil studi tersebut, Sutiyoso memutuskan untuk membangun jaringan transportasi terintegrasi yang terdiri dari empat moda utama di ibu kota.

"Jadi akhirnya saya putuskan jaringan transportasi ibukota itu terdiri dari empat moda ya. Moda yang paling besar ada MRT bawah tanah, terus ada monorel di atas, ada busway 15 koridor di bawah, dan ada alternatif namanya waterway. Dan ini dirancang secara terintegrasi, jalurnya ada masing-masing, tetapi terintegrasi. Sehingga rakyat Jakarta dan sekitarnya dari titik mana mau ke mana, pasti dapat transportasi makro tadi," jelasnya.

Proyek monorel sendiri sebenarnya mulai dicanangkan pada tahun 2004 oleh Presiden Megawati Soekarnoputri dengan dukungan investor dari luar negeri.

Baca Juga: Senyum Sumringah Pramono Kala Tiang Monorel Mangkrak di Kuningan Mulai Dibongkar

"Untuk mengejar kecepatan menanggulangi kemacetan ini, secara paralel kami bangun juga monorel gitu kan. Itu juga yang dibangun di mana itu tadi, di Bogota, juga di Manila yang saya lihat, juga di Bangkok gitu kan. Nah oleh karena itu 2004, supaya cepat bisa kami selesaikan, dicanangkan oleh Presiden Megawati. Artinya saat dicanangkan Presiden itu, berarti segala sesuatunya itu sudah ada gitu, rencananya jelas, investornya juga ada dari Cina gitu," papar Sutiyoso lagi.

Sayang selepas masa bakti Sutiyoso selesai di 2007, proyek monorel Jakarta tidak dilanjutkan oleh pewaris tongkat estafet kepemimpinan.

Ditambah lagi di 2014, Joko Widodo yang saat itu menjabat Gubernur DKI Jakarta memutuskan membuat proyek baru melalui pengadaan LRT yang kini dikenal luas masyarakat.

"Nah sejak itu lah, mangkrak total ini. Dari besi tua jadi barang seperti ini, yang merusak estetika kota gitu," keluh Sutiyoso.

Keputusan Pramono Anung untuk membongkar tiang-tiang mangkrak ini dinilai Sutiyoso sebagai langkah yang paling realistis di tengah ketidakpastian proyek.

Purnawirawan jenderal itu kini berharap tidak perlu merasa sedih lagi setiap kali melintasi kawasan Rasuna Said, dan melihat peninggalan proyeknya yang terbengkalai.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sambut Data Inflasi, Trump Kembali Desak The Fed Pangkas Suku Bunga Dolar AS
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kuasa Hukum Jokowi Respons Kehadiran Mantan Wakapolri Oegroseno dalam Sidang Gugatan Ijazah
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Dikaitkan dengan Tokoh Bobby di Buku Broken Strings, Roby Tremonti Minta Klarifikasi di Podcast Denny Sumargo, Netizen Menolak Keras!
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Badai Musim Dingin Tewaskan Lima Warga Gaza
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Ambisi Iklim dan Perampasan Wilayah Adat
• 10 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.