Iran Mulai Buka Sambungan Telepon Internasional, Internet Masih Diblokir

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Teheran: Iran mulai melonggarkan sebagian pemadaman komunikasi nasional dengan memulihkan jaringan sambungan telepon internasional, namun tetap memblokir akses internet domestik maupun internasional. Langkah ini diambil setelah berhari-hari aksi protes anti-pemerintah yang dipicu krisis ekonomi parah dan anjloknya nilai tukar rial Iran.

Menurut laporan, warga Iran kini dapat melakukan panggilan ke luar negeri menggunakan telepon seluler. Dilansir dari Yeni Safak, Rabu, 14 Januari 2026, pemulihan terbatas ini dilakukan setelah pemadaman total yang diperintahkan pekan lalu oleh badan keamanan tertinggi negara melalui Kementerian Informasi dan Teknologi Komunikasi.

Meski demikian, otoritas menyatakan pelarangan internet secara luas akan tetap diberlakukan hingga pejabat menilai situasi keamanan telah sepenuhnya pulih, sebuah keputusan yang turut menjadi perhatian negara-negara tetangga seperti Turki yang memantau stabilitas kawasan. Protes Ekonomi dan Respons Pemerintah Aksi demonstrasi yang menyebar di Tehran dan kota-kota lain dipicu oleh memburuknya standar hidup serta depresiasi mata uang yang mencetak rekor. Pejabat Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel sebagai pihak yang menghasut apa yang mereka sebut sebagai “kerusuhan” dan “terorisme."

Pelonggaran terbatas pembatasan komunikasi ini bertepatan dengan laporan media lokal yang menyebut aksi protes mereda setelah penangkapan massal terhadap para demonstran dalam beberapa hari terakhir.

Pemerintah belum merilis angka korban tewas resmi, sehingga muncul laporan yang saling bertentangan. Media semi-resmi Iran menyebut 109 personel keamanan tewas.

Sementara itu, Human Rights Activists News Agency (HRANA) yang berbasis di Amerika Serikat memperkirakan sedikitnya 646 korban jiwa, termasuk demonstran dan aparat keamanan, dengan lebih dari 1.000 orang terluka.

Kepala Pusat Siber Nasional Iran Mohammad Amin Aqamiri menyatakan melalui media pemerintah bahwa “waktu untuk kembali ke kondisi normal akan diumumkan di kemudian hari,” mengindikasikan pengetatan digital tetap menjadi instrumen utama pemerintah dalam menjaga kendali selama periode kerusuhan.

Baca juga:  Internet dan Jaringan Telepon Dilaporkan Lumpuh di Seluruh Iran


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menteri Airlangga Hartarto Datangi KPK, Ada Apa?
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Kejagung Usut Korupsi Izin Tambang Konawe Utara lewat Pencocokan Data Hutan
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kronologi Hesti Purwadinata Diancam Buntut Dukung Broken Strings Aurelie Moeremans, Kini Dibantah Roby Tremonti
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Komisi Informasi Pusat Perintahkan KPU Serahkan Ijazah Jokowi
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Sambut 2026 dengan Kreasi Bakery Terbaru Hotel Ciputra Jakara
• 13 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.