Pegawai Pajak Jadi Tersangka KPK Dapat Bantuan Hukum, Purbaya: Tapi Tak Ada Intervensi

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Purbaya memastikan pegawai pajak yang menjadi tersangka KPK tetap mendapat pendampingan hukum. Namun, dia memastikan tidak akan invervensi pada kasusnya.

Pegawai Pajak Jadi Tersangka KPK Dapat Bantuan Hukum, Purbaya: Tapi Tak Ada Intervensi. (Foto: Anggie Ariesta/iNews Media Group)

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara mengenai penggeledahan Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (13/1/2026).

Penggeledahan tersebut berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP Madya Jakarta Utara yang menyeret sejumlah oknum pegawai.

Baca Juga:
KPK Sita Emas 1 Kg saat OTT Pegawai Pajak

Purbaya menanggapi santai aksi pengumpulan bukti oleh lembaga antirasuah tersebut. Baginya, tindakan hukum merupakan konsekuensi dari adanya dugaan pelanggaran yang terdeteksi.

Namun, ia menegaskan bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan memberikan bantuan hukum bagi pegawainya selama proses hukum berjalan.

Baca Juga:
KPK Sita Logam Mulia hingga Valas dalam OTT Pegawai Pajak di Jakut, Nilainya Rp6 Miliar

"Ya sudah diliat aja proses hukumnya seperti apa. Tapi yang jelas kan ini geledah-geledah, periksa-periksa. Tapi kan kalau saya ditanya: kenapa kamu bilang kamu akan mendampingi secara hukum? Itu kan masih pegawai keuangan," papar Purbaya saat ditemui si Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026).

Meskipun memberikan pendampingan hukum, Purbaya menjamin pihaknya tidak akan mencampuri kewenangan KPK dalam mengusut kasus tersebut.

Baca Juga:
DJP Berhentikan Sementara Pegawai Pajak yang Jadi Tersangka OTT KPK

Pendampingan diberikan semata-mata karena status para tersangka yang secara administratif masih tercatat sebagai aparatur sipil negara di bawah Kemenkeu sebelum ada putusan tetap dari pengadilan.

"Sebelum dia diputuskan bersalah di pengadilan, dia masih pegawai keuangan, jadi kan kita dampingin terus. Tapi enggak ada intervensi dalam pengertian saya datang ke mereka, (lalu minta ke KPK) stop ini, stop itu," kata dia.

Dalam penggeledahan tersebut, tim penyidik KPK diketahui telah menyita berbagai koper berisi dokumen serta barang bukti elektronik dari gedung pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Terkait langkah pencegahan ke depan, Purbaya sempat menyinggung soal wacana rotasi jabatan di lingkungan pajak untuk memutus rantai praktik suap.

Namun, ia mengaku skeptis terhadap efektivitas rotasi jika moralitas individu yang bersangkutan memang sudah bermasalah sejak awal.

"Dirotasi enggak ada gunanya," cetus Purbaya, merujuk pada pandangannya bahwa jika seorang pegawai pajak sudah memiliki niat jahat, maka perpindahan posisi tidak akan mengubah perilakunya.

Kasus suap ini berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pekan lalu, di mana penyidik menengarai adanya kongkalikong dalam penilaian pajak terhadap wajib pajak tertentu yang merugikan penerimaan negara.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Daihatsu Xenia 2005, MPV Murah Meriah dan Tangguh!
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
BPBD DKI: 11 RT di Jakbar dan Jakut Masih Tergenang Selasa Siang 13 Januari 2026
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Tiang Monorel Dibongkar, Adhi Karya Tegaskan Putusan Pengadilan dan Pendapat Jaksa
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kementan rehabilitasi 70 ribu sawah terdampak bencana mulai pekan ini
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
KPK Geledah Kantor DJP Terkait Dugaan Suap Pajak di Jakarta Utara
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.