FAJAR, MAROS– Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan, Husniah Talenrang, meresmikan bedah rumah tidak layak huni milik Nursia di Desa Tellumpoccoe Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Rabu, 14 Januari 2026.
Nenek Nursia tercatat sebagai warga miskin ekstrem. Ia sudah dua tahun tinggal di sebuah gubuk yang cukup memprihatinkan.
Gubuk itu dibangun di atas lahan milik keluarga Nenek Nursia dengan kondisi jauh dari kata layak, sebab hanya terbuat dari bambu dan beratapkan terpal. Dindingnya pun hanya terbuat dari beberapa seng bekas dan ada pula yang menggunakan kardus. Disitulah Nenek Nursia tinggal seorang diri.
Hingga akhirnya rumah Nenek Nursiah masuk dalam program bedah rumah melalui fasilitasi anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PAN, Irfan AB dalam program “Bantu Rakyat”.
Kini Nursiah tak lagi gusar saat hujan datang, sebab rumahnya sudah layak huni.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan, Husniah Talenrang mengatakan aksi bedah rumah ini merupakan salah satu bukti nyata kehadiran kader PAN di garda terdepan solusi sosial.
”Politik bagi kami bukan sekadar angka, tapi tentang pengabdian. Apa yang dirasakan Ibu Nursiah adalah komitmen kami. Saya ingin seluruh kader PAN di Sulsel menjadikan program “Bantu Rakyat” ini sebagai ruh dalam setiap langkah perjuangan,” ungkapnya disela-sela peresmian bedah rumah.
Dia juga mebyebut program bedah rumah ini sendiri sejalan dengan program pemerintah pusat dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem.
“Alhamdulillah, program ini sejalan dengan apa yang diinginkan oleh pemerintah pusat. Anggarannya dari DPD bekerja sama dengan anggota dewan di wilayah masing-masing,” ungkapnya.
Selain bedah rumah, DPW PAN Sulsel juga menyasar sektor ekonomi produktif dengan meluncurkan Toko Harapan. Program ini merupakan salah satu upaya membantu pelaku UMKM dari kalangan masyarakat miskin ekstrem agar mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga.
“Toko Harapan ini kita berikan kepada masyarakat pelaku UMKM supaya mereka bisa mandiri secara ekonomi dan keluar dari kemiskinan ekstrem,” katanya.
Dia berharap program tersebut dapat direalisasikan secara masif oleh seluruh kader PAN, khususnya anggota legislatif di 24 kabupaten/kota se-Sulsel.
“Satu anggota dewan kami targetkan menyelesaikan dua unit Toko Harapan setiap dua bulan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Husniah juga melakukan beberapa kegiatan. Seperti peresmian Sekretariat DPD PAN Maros, peluncuran dua unit ambulance PAN dan penyerahan bantuan 100 paket sembako kepada masyarakat sekitar.
Dia juga mengatakan kunjungannya ke Maros merupakan agenda perdana DPW PAN Sulsel untuk wilayah utara.
“Maros ini wilayah penting karena menjadi hinterland Makassar. Kunjungan ini sekaligus menjadi start untuk wilayah utara,” kata Bupati Gowa ini.
Sementara itu, Ketua Formatur DPD PAN Kabupaten Maros, Muh Gemilang Pagessa, menyambut positif kunjungan Ketua DPW PAN Sulsel itu.
Dia mengatakan kunjungan Ketua DPW PAN Sulsel ini menjadi penyemangat bagi seluruh kader PAN di Maros untuk terus hadir dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Kehadiran Ibu Ketua DPW menjadi penyemangat bagi kami untuk terus hadir di kehidupan masyarakat Maros, sesuai dengan semangat PAN, yaitu bantu rakyat,” ungkapnya.
Sedangkan, penerima bantuan bedah rumah, Nursia (70) mengaku sangat senang setah mendapat program bedah rumah ini.
“Terima kasih banyak bantuannya, sekarang saya sudah punya rumah, senang sekali,” katanya.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, Nenek 70 tahun ini bekerja sebagai tukang bersih-bersih di dua rumah tetangganya. (rin)



