Polisi memburu pelaku pungli di exit tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Aksi pungli yang dilakukan oleh 'Pak Ogah' itu viral di media sosial.
Kapolsek Cengkareng Kompol Fernando Saharta mendatangi lokasi tersebut pada Rabu (14/1) sore. Saat polisi datang para 'Pak Ogah' itu kabur.
"Dari kemarin sudah dilakukan hunting di sini. Cuman orang-orangnya pada lari," kata Fernando saat ditemui kumparan di lokasi, Rabu (14/1).
Fernando memastikan akan memburu para pelaku pungli. Termasuk yang viral di media sosial.
"Tadi sudah diinstruksikan juga oleh Bapak Kapolres, kita diminta untuk langsung. Misalnya kucing-kucingan begini ya kita langsung ke rumahnya atau tempatnya [pelaku] gitu," ucapnya.
"Nanti kita amankan. Bersama Pol PP nanti kita data. Lalu kita suruh buat pernyataan dan segala macam," imbuhnya.
Diminta Tidak Lakukan PungliKetua Satpol PP Cengkareng, Sukarlan, mengatakan Satpol PP kerap melakukan patroli untuk mencegah para 'Pak Ogah' tersebut. Namun, para pelaku kerap kabur saat petugas datang. Tindakan itu membahayakan pengguna jalan.
"Karena kita kan ada tim untuk patroli, tapi di lapangan kan banyak masalah karena kalau dia (Pak Ogah) lari gitu, orang-orangnya tanggung itu akalnya pendek. Takut terjadi kecelakaan," ujar Sukarlan.
"Licin itu mereka, cukup terginas. Karena kebanyakan anak-anak tanggung. Jadi resiko ke jalan itu tinggi," tambahnya.
Video ViralDalam video yang viral terlihat tiga orang berjaga di off ramp exit tol Rawa Buaya. Dalam narasinya disebutkan para pelaku meminta uang kepada pengendara mobil untuk membuka rantai dan barrier yang menutup akses ke jalan protokol. Belum diketahui kapan video itu diambil.
Terkait penutupan itu, petugas Dishub Jakarta Barat, Ardiansyah bilang, akses keluar tol tersebut memang ditutup pada pagi hari. Diduga para pelaku memanfaatkan situasi tersebut dengan membuka penutup jalan tersebut.
"Penutupan jam 6 pagi pakai rantai. Jam 11 siang udah dibuka," ujar Ardiansyah.



