Bupati Bogor Pastikan Kabar Ratusan Orang Terjebak di Area Tambang Emas Pongkor Hoaks

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bogor: Bupati Bogor, Rudy Susmanto, meluruskan kabar yang beredar mengenai ratusan korban dalam insiden kemunculan asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) UBPE Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan dan manajemen Antam langsung turun ke lokasi untuk memverifikasi informasi yang sempat memicu kepanikan.

"Kami datang langsung ke Kecamatan Nanggung, menggelar rapat bersama pimpinan Antam, Kapolres, dan Dandim untuk mendapatkan informasi yang valid. Informasi soal ratusan korban itu tidak benar," ujar Rudy di Koramil Nanggung seperti dilansir Antara, Rabu, 14 Januari 2026.

Ia menjelaskan, angka 700 yang beredar di masyarakat bukan merujuk pada jumlah korban, melainkan istilah untuk level atau portal kerja di dalam tambang. "Yang dimaksud itu adalah level 700, bukan ada 700 orang terjebak. Ini yang perlu kami luruskan supaya masyarakat tidak panik," katanya.

Meski demikian, Rudy menegaskan pemerintah daerah akan terus menelusuri kebenaran apabila ada informasi lain di luar aktivitas resmi PT Antam. "Kalau ada beberapa informasi lain yang beredar, izinkan kami beberapa saat ke depan untuk memastikan kebenarannya. Kami akan menyampaikan berdasarkan data dan fakta di lapangan," ujarnya.

Ia menambahkan, peristiwa yang terjadi adalah kemunculan asap di salah satu level tambang sekitar pukul 00.30 WIB, saat tidak ada aktivitas penambangan resmi yang sedang berlangsung.
 

Baca Juga :

Polres Lombok Tengah Tutup Tambang Emas Ilegal di Gunung Kongbawi


Pemerintah Kabupaten Bogor langsung menyiapkan langkah antisipasi dengan mengerahkan mobil pemadam kebakaran, BPBD, ambulans, serta personel terkait setelah menerima informasi awal.

"Semua kami siapkan karena awalnya kami juga menerima informasi ada korban. Tapi, setelah diverifikasi bersama Antam dan aparat, dipastikan tidak ada satu pun karyawan Antam yang menjadi korban," kata Rudy.

General Manager PT Antam UBPE Pongkor, Nilus Rahmat, menegaskan seluruh pekerja perusahaan dalam kondisi aman setelah dilakukan evakuasi dari area terdampak asap.

"Tidak ada karyawan Antam yang terjebak ataupun menjadi korban. Aktivitas di area yang terdampak kami hentikan sementara sesuai prosedur keselamatan," ujar Nilus.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, memastikan tidak ada ledakan di area pertambangan. "Yang terjadi adalah munculnya asap di salah satu level tambang dan sudah ditangani oleh pihak Antam. Tidak ada ledakan dan tidak ada pekerja Antam yang menjadi korban," katanya.

Hingga saat ini, sumber pasti munculnya asap masih dalam proses penelusuran, karena tim belum dapat masuk ke area tambang sebelum kadar gas benar-benar berada pada tingkat aman.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Media Vietnam Ikut Soroti John Herdman jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia: Kesuksesan Butuh Proses
• 7 jam lalubola.com
thumb
Mustika Rasa dan Kedaulatan Pangan Hari Ini
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Menlu Tekankan Urgensi Ketahanan Nasional di Tengah Ketidakjelasan Situasi Dunia
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Optimis Rupiah Bakal Berbalik Menguat dalam Dua Pekan, Purbaya: Enggak Ada Alasan Orang Takut Mengkonversi ke Rupiah
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Jubir PDI Perjuangan: Saat Rakyat Pilih Legislatif Tidak Berarti Mandatkan untuk Pilihkan Eksekutif
• 11 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.