Mobil SPPG Terobos Banjir Banjar untuk Salurkan Makanan Bergizi

tvrinews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Alfin

TVRINews, Kalsel

Di tengah banjir setinggi sekitar 50 sentimeter, mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Yayasan Jalsatul Ahbab tetap beroperasi untuk menyalurkan bantuan makanan bergizi bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu, 14 Januari 2026.

Banjir merendam sembilan kecamatan di Banjar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjar mencatat sebanyak 119 desa dan kelurahan masih terdampak. Sebanyak 1.195 warga tetap bertahan di lokasi pengungsian karena rumah mereka terendam. Salah satu kebutuhan mendesak warga saat ini adalah makanan pokok.

SPPG Jalsatul Ahbab, yang baru beroperasi pada 8 Januari 2026, menyalurkan 1.000 porsi makanan bergizi ke empat desa di Martapura Timur. “Total penerima manfaat sebanyak 1.000 warga terdampak,” sebut SPPG milik Yayasan Jalsatul Ahbab, Rabu, 14 Januari 2026.

Meski banjir, petugas SPPG tetap memacu mobil menerobos genangan untuk menyalurkan bantuan. Saat akses terbatas, para petugas mencari cara agar bantuan sampai ke warga, termasuk menggunakan pelampung agar makanan tetap aman dan memakai gerobak untuk distribusi. Di salah satu desa, dua perempuan anggota PKK harus menggunakan perahu untuk menyalurkan makanan bergizi.

Menu makanan untuk warga terdampak banjir terdiri dari nasi putih, ayam bacem, tempe goreng, tumis sawi putih, wortel, dan buah lengkeng. Selain itu, SPPG membagikan menu kering berupa roti, telur rebus, susu, dan pisang ambon. Pembagian dilakukan selama dua hari, yakni pada Jumat (9/1) dan Sabtu (10/1).

Selain menyalurkan makanan untuk warga terdampak banjir, SPPG juga menyediakan makanan bergizi gratis (MBG) untuk sekolah, termasuk 1.000 porsi ke Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjary.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Arsenal Selangkah Lagi ke Final Piala Carabao usai Kalahkan Chelsea, Ini Kata Mikel Arteta
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Kisah Hanna Arinawati Dosen Termuda FHUI, Jembatani Dunia Akademik dan Industri Kreatif
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Revitalisasi pasar di Jakarta diminta tidak hanya jadi agenda rutin
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Bibit Siklon 91W Bawa Potensi Hujan Sangat Lebat Hari Ini, Cek Daerahmu
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perjuangan Ibunda Aurelie Moeremans Selamatkan Anaknya yang Kena Child Grooming, Sempat Lapor KPAI Tapi Endingnya Mengecewakan
• 7 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.