Pengendali Lama Distributor Sirop Monin Jual Sebagian Saham KMDS

idxchannel.com
13 jam lalu
Cover Berita

PT Miki Ojisan Indomitra (MOI) melepas sebagian kepemilikan sahamnya di PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk (KMDS).

PT Miki Ojisan Indomitra (MOI) melepas sebagian kepemilikan sahamnya di PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk (KMDS). (Foto: Dok. KMDS)

IDXChannel - PT Miki Ojisan Indomitra (MOI) melepas sebagian kepemilikan sahamnya di PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk (KMDS). Manuver itu membuat kepemilikan saham MOI turun menjadi di bawah 20 persen.

MOI sebelumnya merupakan pemegang saham pengendali dari distributor sirop premium Monin tersebut. Kini, KMDS dikendalikan oleh Dima Group melalui PT Dima Investindo dengan kepemilikan sebesar 55 persen.

Baca Juga:
KMDS Putuskan Dividen Interim Rp12,8 Miliar, Ini Jadwalnya

MOI melepas sebanyak 11,47 juta saham KMDS pada tanggal 12 Januari 2025. Dengan harga jual Rp600, maka MOI diperkirakan memperoleh dana sekitar Rp6,88 miliar.

"Tujuan dari transaksi untuk realisasi investasi," kata MOI lewat keterbukaan informasi, Rabu (14/1/2025).

Baca Juga:
Diakuisisi Dima Group, KMDS Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris

Dengan transaksi terbaru tersebut, kepemilikan saham MOI di KMDS tersisa 158 juta saham atau setara dengan 19,76 persen dari total modal disetor dan ditempatkan perseroan. Angka tersebut turun dibandingkan sebelumnya sebesar 21,19 persen.

Sebagai informasi, Dima Group mengambil alih saham mayoritas KMDS dari MOI pada 2024. Saat itu, MOI memiliki 609,5 juta saham atau setara 76,19 persen.

Masuknya Dima Group tetap menempatkan MOI sebagai salah satu pemegang saham KMDS. Selain itu, Hengky Wijaya hingga saat ini juga tetap menjabat sebagai Direktur Utama KMDS. Hengky tercatat memiliki 60 persen saham MOI.

KMDS merupakan distributor tunggal sirop premium asal Prancis, Monin. Beberapa merek lain yang dipegang perseroan di antaranya MilkLab dan Lavazza.

Sementara Dima Group diketahui merupakan distributor minuman beralkohol dengan berbagai merek seperti Diageo, Pokka Sapporo, hingga Societe Jacques Bollinger. Dima Group awalnya menjadi distributor Guinness dan kemudian melebar ke industri makanan dan minuman.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Komisi III DPR Bakal Bahas RUU Perampasan Aset Hari Ini
• 7 jam lalueranasional.com
thumb
KUHP dan KUHAP Baru Digugat, DPR Ingatkan Mekanisme Konstitusional
• 2 jam lalumerahputih.com
thumb
Purbaya Siapkan Sanksi Berat, KPK Duga Aliran Suap ke Pejabat Pajak Pusat
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
ESDM Patok Kuota Produksi Nikel Sekitar 260 Juta Ton pada 2026
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Siaga Perang Arab! Iran Siap Rudal Pangkalan AS-Trump Tarik Pasukan
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.