Apakah Shalat Sudah Ada Sebelum Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW?

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Peristiwa Isra Mi’raj bukan hanya menjadi salah satu mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam sejarah ibadah umat Islam. 

Pada malam yang penuh kemuliaan itu, Rasulullah SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan shalat lima waktu. 

Lantas, bagaimana Nabi Muhammad SAW dan kaum muslimin melaksanakan shalat sebelum perintah shalat fardu lima waktu ditetapkan?

Perintah Shalat Fardu dalam Isra Mi’raj

Dalam perjalanan Isra Mi’raj, Rasulullah SAW diperjalankan dari Masjidil Haram menuju Masjid Al-Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha. Di tempat inilah Allah SWT mewajibkan shalat kepada umat Nabi Muhammad SAW.

Pada awalnya, shalat diwajibkan sebanyak 50 kali dalam sehari semalam. Setelah beberapa kali Rasulullah SAW memohon keringanan atas saran Nabi Musa AS, kewajiban itu diringankan menjadi lima waktu, namun tetap bernilai pahala 50 kali. 

Sejak saat itulah, shalat lima waktu menjadi ibadah wajib yang tidak boleh ditinggalkan oleh setiap muslim.

Ilustrasi shalat Dhuha
Sumber :
  • Pexels/michael burrows

Apakah Shalat Sudah Ada Sebelum Isra Mi’raj?

Pertanyaan tentang keberadaan shalat sebelum Isra Mi’raj pernah dijelaskan oleh Ustaz Abdul Somad (UAS). 

Menurutnya, shalat sudah dikenal dan dikerjakan oleh Nabi Muhammad SAW sebelum peristiwa Isra Mi’raj, namun yang belum diwajibkan saat itu adalah shalat fardu lima waktu.

Dalam salah satu penjelasannya, Ustaz Abdul Somad mengatakan:

“Nabi kan diperintahkan menjemput shalat pada Isra Mi’raj. Sebelum itu bagaimana Nabi dan umat Islam shalat? Satu riwayat menyebut shalatnya dua rakaat seperti shalat sunnah. Makanya waktu Nabi sampai di Masjidil Aqsa, dia shalat dua rakaat. Shalat sudah ada, lalu kemudian Nabi shalat bersama para nabi. Padahal shalat belum diambil, yang belum diambil itu shalat fardu. Adapun shalat sunnah sebelum itu, maka sudah ada, begitu kata sebagian ulama,” ujar Ustaz Abdul Somad.

Ustaz Abdul Somad menambahkan bahwa terdapat pula perbedaan pendapat di kalangan ulama terkait bentuk shalat sebelum Isra Mi’raj.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cara Astra Dorong Ekonomi Desa Berjalan Efektif dan Berkelanjutan
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Persekutuan Oikumene Pelindo Group Area Makassar Rayakan Natal 2025
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Perumda Dharma Jaya Bakal Impor 7.500 Ekor Sapi untuk Jaga Pasokan Daging Jakarta
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
James Webb Temukan Lubang Hitam Supermasif yang Menjauh dari Galaksi Induknya
• 12 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Tak Sekadar Energi Bersih, Biomassa Dorong Ekonomi Lokal
• 15 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.