Cara Astra Dorong Ekonomi Desa Berjalan Efektif dan Berkelanjutan

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Astra menegaskan bakal terus mendongkrak kinerja UMKM hingga naik kelas, khususnya di daerah. Salah satunya melalui program Desa Sejahtera Astra yang memperkuat aktivitas membatik sebagai sumber penghidupan masyarakat desa melalui pendekatan berbasis komunitas dan sistem produksi yang berkelanjutan di Desa Sejahtera Astra Singkawang, Kalimantan Barat.

Di Singkawang, keterampilan membatik telah tumbuh dan dijalankan oleh masyarakat sebagai bagian dari aktivitas ekonomi lokal. Agar manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan diperlukan penguatan pengelolaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pembangunan sistem produksi yang lebih terstruktur.

Baca Juga :
Dongkrak Ekonomi 2026, Purbaya Selaraskan Fiskal, Sektor Keuangan, dan Investasi
Akui Model Bisnis SPPG Luar Biasa, Airlangga Siapkan Rp 335 Triliun buat Program MBG 2026

Sejak 2021, Astra melalui program Desa Sejahtera Astra hadir mendampingi masyarakat di Singkawang untuk memperkuat sumber daya manusia serta membangun fondasi produksi yang lebih mandiri berbasis potensi lokal.

Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro menegaskan, pendampingan yang dilakukan oleh Astra melalui Desa Sejahtera Astra bertujuan untuk membangun kapasitas masyarakat serta membangun sistem kerja dan produksi yang dikelola secara bersama. 

“Sehingga aktivitas ekonomi desa dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Inisiatif di Desa Sejahtera Astra Singkawang diharapkan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa,” ujar ujar Djony dikutip dari keterangannya, Rabu, 13 Januari 2026.

Dalam mengembangkan batik di Singkawang, penggerak desa Priska Yeniriatno memiliki peran yang sangat penting. Berangkat dari pengalaman membangun kegiatan membatik secara mandiri, Priska mendorong penguatan sumber daya manusia agar keterampilan membatik tidak berhenti pada individu, melainkan dapat ditransfer, direplikasi, dan dikelola bersama oleh masyarakat.

Hingga kini, kegiatan membatik berkontribusi pada peningkatan aktivitas produksi masyarakat sebesar 50 persen dan membuka peluang penghidupan yang lebih berkelanjutan bagi warga Desa Sejahtera Astra Singkawang.

"Bagi saya, dampak yang paling terasa adalah konsistensi warga untuk tetap produktif dalam membatik. Kini, sebagian dari mereka bahkan telah membuka workshop sendiri serta menerima berbagai kegiatan dari luar untuk berbagi pengetahuan tentang batik yang mereka kembangkan. Menurut saya, inilah dampak yang paling luar biasa,” ujar Priska Yeniriatno.
 
Dia menjabarkan bahwa hingga saat ini program telah melibatkan lebih dari 240 pelaku batik yang tergabung dalam 18 kelompok produksi aktif, serta mendorong tumbuhnya workshop mandiri dan kegiatan edukasi membatik di lingkungan sekitar.

Baca Juga :
Anindya Bakrie Prediksi Ekonomi RI 2026 Tumbuh hingga 5,5 Persen, Simak Indikatornya
Transaksi Digital Melonjak 45 Persen, Mandiri Micro Fest 2025 Dorong Pelaku Mikro Naik Kelas
Prabowo: 60 Ribu Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi Desember 2026

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sekolah Langganan Banjir, Guru SD di Bekasi Minta Pemerintah Perbaiki Akses Jalan
• 40 menit lalukompas.com
thumb
Malam Terpanjang Iran: Ketika Dunia Dibungkam dan Rakyat Dihabisi
• 1 jam laluerabaru.net
thumb
KKP Gagalkan Importasi Perikanan Ilegal Sepanjang 2025, Nilai Kerugian Rp 9,3 M
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Peringatkan Trump, Bank Sentral Dunia Bersatu Dukung Ketua The Fed
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Inara Rusli Ngaku Alami Kerugian Finansial Usai Terseret Kasus Perzinaan
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.