Upaya Pencarian Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet: Lewat Tim SAR dan Relawan, Sholawatan di Basecamp hingga Anak Indigo Ikut Bantu

tvonenews.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Upaya pencarian Syafiq Ali (18) pendaki Gunung Slamet yang dinyatakan hilang sejak Senin (29/12/2025) lalu ternyata dilakukan dengan berbagai macam cara. 

Pada akhirnya, Syafiq ditemukan pada Rabu (15/1/2026) pukul 10.22 WIB di jalur Gunung Malang. Tepatnya di dekat area Batu Watu Langgar.

Usai di hari ke-17 pencarian, muncul dugaan Syafiq meninggal dunia karena hipotermia. Hal ini diungkapkan Ketua Operasi SAR Wanadri Arie Affandi.

"Korban mengalami hipotermia. Ia sempat melepaskan celana hingga sebatas dengkul serta sepatu dan kaus kaki. Ceceran perlengkapan itu ditemukan di sekitar lokasi," kata dia, dikutip pada Kamis (15/1/2026). 

Gunung Slamet
Sumber :
  • Sumarwoto-Antara

Beberapa cara menemukan Syafiq telah dilakukan mulai dari pencarian resmi melalui tim SAR dan relawan, sholawatan di basecamp hingga anak indigo ikut membantu. 

Salah satu tim yang menerjunkan personelnya adalah Basarnas Semarang. Kala itu, Basarnas mengerahkan puluhan personel untuk mencari korban.

Staf Basarnas Semarang Handika Hengki, pada Selasa (6/1/2026) lalu, mengatakan awalnya ada sekitar 120 orang yang ingin mengikuti pencarian korban ke Gunung Slamet.

Akan tetapi, kata dia, akhirnya diputuskan 70 orang yang terbagi menjadi empat tim yang turun untuk mencari korban dengan mempertimbangkan segala konsekuensinya.

Video tim relawan yang mencari Syafiq Ali di Gunung Slamet
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @slametviabambangan
 

Pada akhirnya tim gabungan dan relawan lainnya menemukan Syafiq. Tim ini merupakan tim tahap dua setelah tim tahan pertama ditutup. 

Upaya lainnya yang dilakukan adalah sholawatan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim relawan sempat melantunkan sholawat hingga membaca Al-Fatihah berkali-kali di basecamp Dipajaya. 

Dengan harapan, doa ini membantu melancarkan pencarian korban dan turut menyelamatkan tim yang sedang bertugas. 

Meskipun percaya tak percaya, upaya pencarian lainnya dilakukan lewat anak indigo. 

Anak indigo bernama Rival Altaf berinisiatif untuk ikut membantu mencari korban. 

Rival Altaf merupakan sosok yang dikenal di jagat maya. Dia mengklaim memiliki kemampuan untuk merasakan dan mendeteksi korban hilang. 

Awalnya dia dikenal saat pencarian korban bencana longsor di Cilacap dan Banjarnegara, Jawa Tengah pada November 2025. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kabar Baik! Harga Rumah Susun 2026 Masih Sama, Cocok untuk Milenial dan Gen Z
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
AHY Evaluasi Tata Ruang Usai Bencana Sumatera, Segera Rehabilitasi Hulu DAS
• 4 jam laludetik.com
thumb
Mengapa Thailand Kini Disebut Tailan? Begini Penjelasannya
• 36 menit laluinsertlive.com
thumb
Bojan tak terlalu pikirkan predikat juara paruh musim Persib Bandung
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
RUU Perampasan Aset Dibahas DPR Hari Ini, Bukan Hanya Tindak Pidana Korupsi Saja, Pidana ini Juga Bakal Kena
• 2 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.