PEMALANG, KOMPAS.TV - Evakuasi pendaki bernama Syafiq Ridhan Ali (18) yang sempat hilang di Gunung Slamet, Pemalang, Jawa Tengah, dan kemudian ditemukan dalam keadaan meninggal, akan dilanjutkan hari ini, Kamis (15/1/2026).
Jenazah Syafiq ditemukan pada Rabu (14/1/2026) siang.
"Untuk evakuasi, untuk hari ini masih dilanjutkan ya, karena memang kemarin pada pukul 10.49 ditemukan, itu masih dalam proses pengemasan, dibungkus agar rapi dan dibawa ke bibir punggungan untuk bisa pagi dievakuasi ke punggungan menuju titik yang direncanakan untuk evakuasi," ungkap relawan Wanadri, Arie Afandi, dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Kamis.
Ia mengungkapkan, pada saat jenazah Syafiq ditemukan, kondisi cuaca sangat buruk.
"Pukul 15.00 sudah selesai pengemasan, survivor dikemas dengan rapi, cuaca sangat buruk, hujan, angin kencang, serta kabut," jelasnya.
Baca Juga: Kronologi Penemuan Pendaki Ditemukan Tewas di Jalur Gunung Slamet Usai Pencarian 17 Hari
Arie mengatakan evakuasi sudah dimulai Kamis pagi meskipun kondisi cuaca hujan.
"Untuk evakuasi tadi sudah diangkat perlahan-perlahan dari pukul 07.00 dengan cuaca hujan kabut gerimis," ucapnya.
Menurut dia, evakuasi sampai ke Basecamp Dipajaya diperkirakan akan memakan waktu sekitar 6-8 jam.
Ia mengungkapkan Syafiq ditemukan dalam proses pencarian kedua, setelah proses pencarian pertamanya ditutup.
"Jadi di tahap pertama itu sekitar 10 hari pencarian itu nihil. Jadi pencarian pertama ditutup, kami dari tim relawan, seluruh gabungan dari pencinta alam, mapala, dan relawan-relawan yang ada, itu mulai melakukan pencarian di hari ke-13," paparnya.
Arie mengatakan pencarian tahap kedua dibuka di bawah koordinasi Wanadri, hingga kemudian Syafiq berhasil ditemukan. Ia mengungkapkan personel pencarian pada tahap kedua lebih sedikit dibanding pada tahap pertama.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV, Antara
- pendaki hilang di gunung slamet
- syafiq ali
- wanadri
- gunung slamet
- pendaki hilang
- syafiq ridhan ali





