Jakarta, IDN Times - Aurelie Moeremans menulis memoar pertamanya berjudul, Broken Strings. Kisah yang ditulis berdasarkan pengalaman pribadinya tersebut, salah satunya menceritakan hubungan toxic serta relasi kuasa yang dialami Aureli semasa belia dengan seseorang yang disebut "Bobby".
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengungkapkan, tulisan Aureli bisa jadi alarm kekerasan pada anak adalah nyata dan dapat terjadi pada siapa saja. Dalam kondisi itu dibutuhkan upaya bersama untuk menguatkan sistem perlindungan terhadap anak.
“Kami mengajak orang tua, pendidik, dan masyarakat untuk lebih peka, membangun komunikasi terbuka dengan anak, serta berani bertindak, jika menemukan tanda-tanda kekerasan atau grooming,” kata Menteri PPPA, Arifah Fauzi , dikutip Kamis (15/1/2026).




