RSUD Bandung jelaskan penanganan lansia korban pengeroyokan yang tewas

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Kota Bandung (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bandung, Jawa Barat, memastikan penanganan medis terhadap pasien lanjut usia (lansia) korban penganiayaan yang berujung tewas pada Selasa (6/1) telah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Kepala Seksi Pelayanan Medik Rawat Jalan dan Rawat Inap RSUD Kota Bandung Pia Nur A. Rahayu mengatakan pihaknya telah memberikan pelayanan maksimal sejak pasien tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Begitu pasien datang, kami langsung melakukan penanganan kegawatdaruratan dan menempatkannya di ruang resusitasi,” kata Pia di Bandung, Kamis.

Menurut Pia, pasien bernama Ade Dedi, warga Cibiru, tiba di IGD RSUD Kota Bandung pada Selasa (6/1/) sekitar pukul 03.30 WIB dengan kondisi penurunan kesadaran.

Baca juga: Polresta Bandung tetapkan enam tersangka pengeroyokan kepada steward

“Tim medis segera melakukan tindakan awal, observasi ketat, serta pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur medis,” kata dia.

Ia menegaskan meskipun terdapat keterbatasan ruang perawatan intensif, seluruh proses pelayanan tetap berjalan sesuai standar yang berlaku.

“Kami sudah berupaya semaksimal mungkin, mulai dari penanganan awal, observasi ketat, hingga rekomendasi tindakan operasi. Semua dilakukan sesuai prosedur dan demi keselamatan pasien,” ujarnya.

Pia menambahkan penjelasan tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat, sekaligus memastikan bahwa RSUD Kota Bandung telah menjalankan tugas pelayanan kesehatan secara profesional.

Baca juga: Polresta Bandung ringkus enam pelaku pengeroyokan viral di Ciparay

Sebelumnya, Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung meringkus pelaku penganiayaan berinisial DRW yang mengakibatkan seorang pria lansia tewas di salah satu minimarket di Kecamatan Panyileukan, itu sempat viral di media sosial.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan kejadian bermula saat korban bersama karyawan minimarket menegur pelaku yang diduga hendak melakukan pencurian.

Pelaku yang tidak terima kemudian menghampiri korban di area parkir minimarket dan melakukan pemukulan ke bagian kepala serta menginjak dada dan leher korban.

“Korban mengalami pendarahan di bagian belakang kepala yang menyebabkan korban tidak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia,” kata Anton.

Baca juga: Farhan: Wakil Wali Kota Bandung Erwin sedang sakit, dirawat di RSUD


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hampir Rp1 Triliun Habis, Air Tidak Mengalir, Susno Duadji Bongkar Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Pagar Alam
• 23 jam lalufajar.co.id
thumb
Mengapa Kita Selalu Terlambat Waspada terhadap Rabies?
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
2 Pasal terkait Penghinaan Pemerintah di KUHP Digugat 9 Mahasiswa ke MK, Ini Masalahnya
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Terbantu Bakti Kesehatan Lapas Cirebon, Warga Harap Jadi Program Berkala
• 7 jam laludetik.com
thumb
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
• 13 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.