Realisasi Investasi Jabar Tertinggi Indonesia pada 2025, Ini Kata Dedi Mulyadi

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com,BANDUNG--Provinsi Jawa Barat masih menjadi destinasi investasi terbaik dan unggul di Indonesia sepanjang 2025.

Berdasarkan data dari Kementerian Investasi/BKPM RI, realisasi investasi di Jawa Barat sepanjang 2025 mencapai Rp 296,8 triliun, atau 109,9% dari target yang ditetapkan, menjadikannya sebagai provinsi dengan realisasi investasi tertinggi secara nasional.

Selanjutnya, capaian realisasi investasi terbesar kedua nasional didapat Provinsi DKI Jakarta Rp 270,9 triliun. Ketiga Jawa Timur Rp 145 triliun. Lalu keempat Banten Rp 139,2 triliun dan kelima Sulawesi Tengah Rp 127 triliun.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi para pihak yang sudah menyokong terciptanya iklim investasi yang terus dijaga tetap kondusif, inklusif, dan berkelanjutan.

“Capaian ini adalah bukti bahwa kepercayaan dunia usaha, baik dari dalam maupun luar negeri, terhadap Jawa Barat tetap terjaga. Pemerintah provinsi berkomitmen menciptakan kepastian, kemudahan, dan rasa aman bagi investor,” katanya Kamis (15/1/2025).

Berdasarkan data realisasi investasi, capaian tahun 2025 mengalami kenaikan signifikan sebesar 18,21% dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka Rp251,14 triliun. 

Baca Juga

  • Nilai Ekspor dan Impor Jawa Barat November 2025 Kompak Turun Signifikan
  • Bandara Kertajati Makan Anggaran Rp100 Miliar saat APBD Jawa Barat 2026 Tertekan
  • Hilirisasi Sumbang 30,2% Total Investasi, Realisasi Rp584,1 triliun

Lonjakan ini menurutnya mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi serta minat investasi di berbagai sektor strategis di Jawa Barat.

Dari total realisasi tersebut, Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat mencapai Rp 147,02 triliun, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp149,8 triliun. 

Komposisi ini menunjukkan kontribusi yang relatif seimbang antara investor domestik dan asing dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurut Dedi, keseimbangan antara PMA dan PMDN menjadi indikator penting bahwa pembangunan ekonomi Jawa Barat tidak hanya bergantung pada modal asing, tetapi juga diperkuat oleh pelaku usaha nasional.

“Kita ingin investasi yang masuk benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya angka besar, tetapi juga membuka lapangan kerja, menggerakkan UMKM, dan mendorong pemerataan pembangunan di berbagai wilayah,” tegasnya.

Dia menambahkan pemerintah provinsi akan terus melakukan pembenahan birokrasi, penyederhanaan perizinan, serta penguatan infrastruktur pendukung investasi, termasuk kawasan industri dan konektivitas antarwilayah.

Realisasi investasi yang melampaui target ini juga dinilai menjadi sinyal positif bagi perekonomian Jawa Barat di tengah dinamika global yang penuh tantangan. 

Dengan capaian tersebut, Jawa Barat diharapkan tetap menjadi destinasi utama investasi nasional sekaligus berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Ke depan, investasi harus sejalan dengan nilai keberlanjutan, kelestarian lingkungan, dan kearifan lokal. Jawa Barat terbuka bagi investasi, tetapi tetap berpijak pada kepentingan rakyat,” pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Evakuasi Bangkai Kereta Dimulai Usai Tertimpa Crane "Maut" Raksasa
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Gelombang Tinggi di Papua Ancam Kapal Kecil hingga Tonase Besar 
• 10 jam lalukompas.id
thumb
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov
• 6 jam lalusuara.com
thumb
KIP Perintahkan KPU Serahkan Salinan Ijazah Jokowi, Diberi Waktu 14 Hari untuk Banding
• 14 jam lalusuara.com
thumb
Bakal Jumpa Denada di Sidang Mediasi, Ternyata Dua Tuntutan ini yang Ressa Perjuangkan
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.