Sebanyak 8 rute perjalanan kereta api Jakarta–Semarang mengalami keterlambatan dari jam yang telah ditentukan. Hal ini disebabkan adanya rel yang terendam banjir di jalur Kaliwungu–Kalibodri, tepatnya di jembatan atau Bangunan Hikmat (BH) 111 Km 20+7/8, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan luapan air telah mencapai batas kepala rel di lokasi tersebut sehingga jalur kereta api ditutup sementara.
"Untuk keselamatan, jalur kereta api terpaksa kami tutup dan untuk sementara tidak bisa dilalui kereta api. Sehingga perjalanan KA, khususnya yang melewati jalur dari Semarang menuju Jakarta maupun sebaliknya, akan terganggu," ujar Luqman, Kamis (15/1).
Hingga saat ini, para petugas Daop 4 Semarang masih melakukan upaya normalisasi jalur hulu dan hilir di lokasi tersebut agar segera dapat dilalui kembali.
"Pasca luapan air, pada jalur tersebut terdapat gogosan sehingga menyebabkan jalur belum dapat dilalui kembali," jelasnya.
Pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas kondisi ini. Penumpang KA yang terdampak telah diberikan Service Recovery (SR) sesuai ketentuan yang berlaku.
"KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan ini," kata Luqman.
Berikut rute perjalanan kereta api yang terhambat pada pukul 21.50 WIB, sebanyak 8 KA, yakni:
KA 220 Kaligung
KA 152 Brantas
KA 91 Jayabaya
KA 186 Joglosemarkerto (posisi di Stasiun Weleri)
KA 254B Kertajaya (posisi di Stasiun Kalibodri)
KA 18 Argo Sindoro (posisi di Stasiun Weleri)
KA 95 Harina (posisi di Stasiun Semarang Poncol)
KA 221F Kaligung (posisi di Stasiun Kaliwungu)




