Sumbar butuh anggaran Rp21 triliun untuk penuhi kebutuhan pascabencana

antaranews.com
5 jam lalu
Cover Berita
Kota Padang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) membutuhkan anggaran sebesar Rp21,44 triliun untuk memenuhi berbagai kebutuhan pascabencana yang terjadi di 16 kabupaten dan kota akhir November 2025.

"Secara keseluruhan total kebutuhan pascabencana tercatat sebesar Rp21,44 triliun," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi di Kota Padang, Jumat.

Mahyeldi mengatakan anggaran tersebut mencerminkan kebutuhan yang harus dipenuhi secara bertahap, dan terencana agar pemulihan dapat berjalan dengan baik serta tepat sasaran. Dari sisi kewenangan, kebutuhan pascabencana terbagi ke dalam tiga tingkatan.

Pertama, alokasi sebesar Rp7,65 triliun atau sekitar 37,51 persen merupakan kebutuhan yang berada dalam kewenangan pemerintah pusat. Kemudian, Pemerintah Provinsi Sumbar memiliki kewenangan Rp3,36 triliun atau 15,69 persen.

Baca juga: Sumbar alami kerugian dan kerusakan Rp33,5 triliun akibat bencana alam

Sementara itu, porsi terbesar berada pada kewenangan kabupaten dan kota yakni Rp10,42 triliun, atau 48,60 persen dari total kebutuhan. Pembagian ini menunjukkan peran dan tanggung jawab masing-masing tingkat pemerintahan dalam memenuhi kebutuhan setelah bencana.

Eks Wali Kota Padang itu merinci anggaran tersebut dibutuhkan untuk memenuhi pemulihan infrastruktur sebesar Rp17,06 triliun. Kemudian sektor permukiman senilai Rp1,44 triliun, sektor ekonomi Rp1,10 triliun, kebutuhan lintas sektor sebesar Rp1,19 triliun dan sektor sosial membutuhkan anggaran Rp0,64 triliun.

Baca juga: Kementan rehabilitasi sawah terdampak bencana di Sumbar

"Data ini memberikan gambaran yang utuh tentang besaran kebutuhan pascabencana, baik dari sisi total, kewenangan maupun sektor," kata gubernur.

Mahyeldi menambahkan pascaterjadinya bencana, pemerintah dihadapkan tanggung jawab besar yaitu memastikan dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkan tidak semakin meluas. Oleh karena itu, gubernur bersama bupati dan wali kota di Sumbar terus berusaha melakukan percepatan pemulihan dengan terarah, terpadu serta tepat sasaran.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jelang Pindah Tugas ke Gunungkidul, Kajari Anambas Budhi Purwanto Pamit
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Pakar Ungkap Penyebab Utama Penuaan: Bukan Usia, tapi Hormon!
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Sebelum Meninggal, Syafiq Ali Diduga Alami Hipotermia di Gunung Slamet
• 6 jam lalurealita.co
thumb
Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Rencana Pemerintah Tambah Lapisan Cukai Rokok
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Ditutup Hari Ini! Lowongan Kerja Bank Indonesia Bengkulu Januari 2026, Dibuka Posisi Publikasi
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.