Inara Rusli melalui kuasa hukumnya, Daru Quthny, menyatakan siap untuk bertemu tatap muka dengan Wardatina Mawa.
Pertemuan keduanya itu tengah diupayakan demi bisa terjadi perdamaian antara kedua belah pihak dalam perkara dugaan perselingkuhan dan perzinaan yang dilaporkan Wardatina Mawa.
"Dipastikan iya. Kalau namanya perdamaian pasti akan bertemu antara Inara dan Mawa," kata Daru kepada wartawan di kantor Polda Metro Jaya, Selasa (13/1).
Hanya saja, menurut Daru, pertemuan itu tak bisa langsung terwujud. Ia tak menampik adanya kendala dalam akses komunikasi dengan Mawa, sehingga sulit bagi Inara untuk merealisasikan perdamaian tersebut.
"InsyaAllah (dalam waktu dekat) tapi setelah nanti ada green light-nya. Karena kan kita juga belum berkomunikasi dengan pengacara daripada Mawa," ucap Daru.
Berharap Perdamaian Antara Wardatina Mawa dan Inara Rusli Bisa TerwujudWalau tak mudah, Daru menyatakan, pihaknya akan berusaha sekuat tenaga agar perdamaian kedua belah pihak bisa terwujud.
"Ya sejauh ini keyakinan kita karena Inara Rusli sendiri memang berkeinginan untuk perdamaian itu. Dari diri dia sendiri. Kami hanya kuasa hukum hanya menjalankan apa yang menjadi keinginan dari diri dia tanpa ada intervensi apa pun," kata Daru.
Mawa melaporkan suaminya, Insanul Fahmi, dan Inara ke Polda Metro Jaya atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan. Permasalahan bermula dari video rekaman CCTV antara Insanul dan Inara beredar di media sosial dan sampai ke tangan Mawa.
Video tersebut menunjukkan momen kebersamaan Insanul dan Inara di saat Insanul diketahui masih berstatus sebagai suami Mawa. Insanul mengaku bahwa ia telah menikahi Inara secara siri pada 7 Agustus 2025.





