JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Barat Ono Surono (OS) pada Kamis (15/1/2025).
Pemeriksaan itu terkait kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut pihaknya mendalami dugaan aliran uang dari salah satu tersangka kasus ini ke Ono.
"Penyidik mendalami mengapa pihak swasta selaku pelaksana proyek di Kabupaten Bekasi ini kemudian juga memberikan sejumlah uang kepada saudara OS yang mana kapasitasnya adalah sebagai anggota DPRD (Wakil Ketua DPRD Provinsi Jabar)," ungkap Budi di Jakarta, Jumat (16/1/2026), via Antara.
Ia mengatakan pendalaman tersebut dilakukan untuk mengungkap hubungan antara tersangka Sarjan (SRJ) dan Ono Surono terkait dugaan pemberian uang.
"Ini kaitannya seperti apa? Tentu ini masih akan terus didalami maksud dan tujuan pemberian itu ya, termasuk juga nanti penyidik pasti akan mengklarifikasi kepada saksi-saksi lainnya," jelas Budi.
Baca Juga: KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Jabar Terkait Dugaan Suap yang Libatkan Bupati Bekasi
Pernyataan Ono SuronoDiberitakan Kompas.tv, usai diperiksa KPK, Ono Surono mengaku mendapat 15 pertanyaan.
"Sekitar 15-an lah ya. Ya (mayoritas) seputar terkait dengan tugas-tugas di partai," ucapnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis.
Wakil Ketua DPRD Jawa Barat itu juga mengaku ditanya ihwal aliran uang dalam kasus tersebut.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV, Antara
- kpk
- pdip
- ono surono
- ketua dpd pdip jawa barat
- bupati bekasi
- ade kuswara kunang




