Di Hadapan Prabowo, Prof Hambali Tegaskan UMI Siap Lahirkan Wisudawan yang Berkarakter

fajar.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof. Hambali Thalib, menghadiri Taklimat Awal Tahun Presiden Republik Indonesia yang dipimpin langsung Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Forum strategis kenegaraan tersebut diikuti sekitar 1.200 pimpinan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

Terdiri atas rektor, guru besar, hingga dekan perguruan tinggi negeri dan swasta.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog nasional antara pemerintah pusat dan dunia akademik dalam merumuskan arah pendidikan tinggi Indonesia ke depan.

Taklimat nasional ini mengusung tema “Manusia, Pendidikan Tinggi, dan Sains untuk Kebangkitan Indonesia”.

Presiden Prabowo menekankan peran kampus sebagai pilar utama pembangunan bangsa sekaligus mitra strategis negara dalam mewujudkan visi Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran.

Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa pendidikan tinggi dan sains bukan sekadar sektor pendukung, melainkan fondasi kekuatan nasional.

Menurutnya, tantangan global seperti geopolitik, ketidakpastian ekonomi dunia, hingga isu kedaulatan pangan, energi, dan teknologi hanya dapat dijawab dengan sumber daya manusia unggul hasil pendidikan tinggi yang kuat dan berkarakter.

Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 pemerintah akan memulai sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN), mulai dari hilirisasi industri, swasembada pangan dan energi, penguatan sektor kesehatan, hingga pengembangan sains dan teknologi nasional.

Seluruh program tersebut membutuhkan dukungan perguruan tinggi sebagai pusat pencetak SDM unggul.

Sebagai bentuk keberpihakan kepada dunia akademik, Presiden turut menyampaikan komitmen penambahan anggaran riset nasional sebesar Rp4 triliun bagi perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Anggaran tersebut ditujukan untuk memperkuat riset terapan, inovasi strategis, serta kolaborasi kampus dengan industri dan negara.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UMI Prof. Hambali Thalib menyampaikan apresiasi atas kebijakan Presiden yang secara tegas menempatkan perguruan tinggi sebagai bagian dari sistem ketahanan negara.

“Bagi UMI, pertemuan ini bukan sekadar undangan kehormatan, tetapi amanah kebangsaan. Presiden memberi pesan yang sangat jelas, kampus tidak boleh berjalan sendiri, kampus harus berjalan bersama negara,” ujar Prof. Hambali.

Sekadar diketahui, dalam kesempatan itu, Prof. Hambali juga mendampingi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) dalam konferensi pers pasca-taklimat, sebagai bagian dari konsolidasi kebijakan strategis pendidikan tinggi nasional menuju fase pembangunan jangka panjang 2025-2045.

Ia menegaskan komitmen Universitas Muslim Indonesia untuk bekerja lebih disiplin dan terarah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang siap mendukung Proyek Strategis Nasional pemerintahan Presiden Prabowo, khususnya di sektor kesehatan, ketahanan pangan, energi, teknologi, dan penguatan karakter kebangsaan.

“UMI berkomitmen melahirkan lulusan yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi kuat secara karakter, berintegritas, dan siap mengabdi bagi bangsa. Riset kami diarahkan untuk berdampak, pengabdian kami ditujukan untuk rakyat, dan pendidikan kami kami posisikan sebagai investasi peradaban,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, turut dibahas sejumlah isu strategis pendidikan tinggi nasional, antara lain kekurangan tenaga dokter yang masih mencapai lebih dari 100 ribu orang secara nasional, peningkatan kualitas dan kesejahteraan dosen, penguatan sarana prasarana kampus, serta keberlanjutan pembiayaan pendidikan tinggi agar tetap berkualitas tanpa membebani mahasiswa dan masyarakat.

Prof. Hambali bilang, UMI meneguhkan diri sebagai kampus yang berpikir seperti negara, bekerja untuk rakyat, dan menjadikan ilmu pengetahuan sebagai kekuatan moral serta strategis bangsa demi Indonesia yang berdaulat, adil, dan tangguh menghadapi tantangan global. (Muhsin/fajar)

Taklimat Awal Tahun Presiden Republik Indonesia yang dipimpin langsung Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana Negara, Jakarta Pusat.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gagalkan Peredaran Etomidate Lewat Barang Kiriman, Bea Cukai Ungkap Dugaan Jaringan Vape Narkotika
• 41 menit lalupantau.com
thumb
Imperialisme Trump dan Gejala Kemerosotan Negara Adikuasa
• 10 jam lalukompas.id
thumb
2 Pria Masturbasi di TransJ Ditangkap, Polisi Sita Barbuk Pakaian Korban
• 4 jam laludetik.com
thumb
Upayakan Berdamai, Inara Rusli Siap Temui Wardatina Mawa
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Isu Child Grooming Mengkhawatirkan, DPR Bakal Gelar Rapat Khusus
• 21 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.