Muncul ke Publik, Eggi Sudjana Beberkan Pertemuan di Solo: Demi Allah, Akhlak Jokowi Baik!

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis, Eggi Sudjana akhirnya muncul ke publik. 

Ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang saat hendak berangkat menuju Penang, Malaysia, Eggi turut didampingi Kuasa hukumnya, Elida Netty. 

BACA JUGA:Jokowi Ampuni Eggi dan Damai Hari, Polda Metro Ungkap Nasib Roy Suryo Cs

BACA JUGA:Polisi Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Sudah di-SP3 dalam Kasus Ijazah Jokowi, Cashback Sowan ke Solo?

Eggi hendak ke Malaysia untuk berobat karena penyakit kanker yang dideritanya. Saat dikerubungi wartawan untuk doorstop, Eggi membeberkan pertemuannya dengan Jokowi pada 8 Januari 2026 lalu. 

Jokowi disebutkan oleh Eggi berakhlakul karimah atau berperilaku baik karena menerima kedatangannya bersama Damai Hari Lubis. 

"Pak Jokowi, Bapak pernah sumpah demi Allah sebagai Presiden dan Wakil Presiden untuk menjalankan undang-undang sebaik-baiknya dan selurus-lurusnya. Demi Allah," kata Eggi kepada awak media, Jumat, 16 Januari 2026. 

Eggi mengaku, meski tak mengucapkan maaf ke Jokowi, ia meminta agar status tersangkanya dalam kasus fitnah Ijazah Palsu dicabut. Ia membeberkan bahwa pasal yang diterapkan penyidik tak pas sehingga pencekalan atas dirinya tak masuk akal. 

BACA JUGA:Jember Jadi Tuan Rumah Pertama Festival Bogasari, Targetkan 15 Ribu Pengunjung

"Pasal 9 UUD 4. Kenapa undang-undang yang ada undang-undang yang ada lalu menjadi satu situasi yang dilanggar begitu? Enggih. Enggih. Itu saya senang dengan kebaikan beliau luar biasa dalam akhlak ya, oke kalah saya." 

Eggi juga menjelaskan bagaimana permohonan keadilan restoratif atau Restorative Justice itu terjadi. Menurutnya, RJ itu baru terucap saat pertemuan dengan Jokowi, yang kemudian diamini pelapor dalam hal ini Jokowi. 

"Nah, lalu yang saya menarik lagi Bapak Jokowi yang terhormat dia bertanya saya harus bagaimana. Nah, di situlah baru ada RJ," kata Eggi menirukan suara Jokowi. 

"Nah, di situlah baru ada RJ itu. Saya minta perintah Kapolri kepada Kapolda, Kapolda kepada Dir Krimum cabut cekal saya dan SP3 saya. Itu yang saya bilang," papar Eggi. 

Eggi lantas semringah. Sebab, permintaannya itu direspons cepat Jokowi dengan memanggil ajudan pribadinya, Kompol Syarif Muhammad. 

Menurut Eggi, dirinya menyaksikan bahwa Kompol Syarif disuruh menghubungi polisi yang diketahui sebagai penyidik yang menangani laporan Jokowi di Polda Metro Jaya. 

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dari Raja Kripto ke Terlapor: Fakta Timothy Ronald di Balik Kasus Dugaan Penipuan
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Polda Metro Hentikan Kasus 2 Tersangka Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
• 9 jam laluidntimes.com
thumb
Herwin Sudikta: Ini Bukan Kebetulan, Ada Skenario Politik di Balik PBNU dan Kuota Haji
• 6 jam lalufajar.co.id
thumb
BNPB Tinjau Banjir dan Longsor Kudus, Normalisasi DAS Juwana Jadi Fokus Utama
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Pembahasan RUU Perampasan Aset Sudah Sejauh Mana? Ini Penjelasan Anggota Komisi III DPR RI
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.