Jakarta, IDN Times – Sejumlah negara Eropa mulai mengirim personel militer ke Greenland setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menegaskan bahwa pulau itu dibutuhkan AS demi keamanan nasional. Kontingen awal dari Prancis telah mendarat di Nuuk sebagai bagian dari misi pengintaian terbatas yang melibatkan beberapa negara Eropa anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan bahwa kehadiran awal tersebut akan diperkuat dengan tambahan unsur darat, udara, dan laut. Diplomat senior Prancis Olivier Poivre d’Arvor memandang langkah ini sebagai sinyal politik yang jelas.
“Ini adalah latihan pertama… kami akan menunjukkan kepada AS bahwa NATO hadir,” kata Poivre d’Arvor, dikutip dari BBC. Pasukan awal Prancis yang ditempatkan di Nuuk berjumlah 15 orang.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5474938/original/033379300_1768544863-IMG_20220420_130502_033.jpg)
