Akupunktur Estetika: Benarkah Bisa Bikin Wajah Awet Muda Secara Alami?

republika.co.id
18 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memiliki kulit wajah yang sehat, cerah, dan tampak segar menjadi dambaan banyak orang. Tak heran, tren perawatan kecantikan medis terus berkembang, salah satunya melalui metode akupunktur estetika wajah.

Meski teknik akupunktur sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu, kini pendekatannya telah terintegrasi secara medis untuk memberikan hasil yang optimal bagi kesehatan kulit. Dokter spesialis akupunktur medik dari RS Sari Asih Bintaro, Tangerang Selatan, dr Prinsa Raudha Anca, Sp.Ak, mengatakan akupunktur estetika wajah bukanlah sekadar prosedur kecantikan biasa.

Baca Juga
  • Cara Membersihkan Wajah Agar Kulit Bersih dan Skincare Meresap Maksimal
  • Bukan Tebak-tebakan, AI Bakal Jadi 'Konsultan' Skincare Pribadimu pada 2026
  • Dokter Bagikan Lima Resolusi Skincare untuk Kulit Sehat dan Glowing

Menurutnya, ini adalah sebuah pendekatan medis yang bertujuan untuk memperbaiki kondisi kulit dari dalam. "Wajah terlihat lebih rileks dan sehat setelah terapi. Hal penting lainnya adalah keamanan tinggi, karena dilakukan oleh dokter dengan teknik steril dan terstandar," kata Prinsa Raudha Anca di Tangerang, Jumat (16/1/2026).

Manfaat lain dari akupuntur wajah adalah mendukung produksi kolagen alami dan mengurangi ketegangan otot wajah. Lalu, akupuntur wajah juga bisa meningkatkan mikrosirkulasi darah di jaringan wajah dan merangsang respons neurovaskular.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Insya Allah akupunktur aman dilakukan pada semua jenis kulit selama dilakukan oleh tenaga medis yang berkompeten,” kata Prinsa.

Ia mengatakan jika prosedur akupunktur medik relatif sederhana dan tidak memerlukan persiapan khusus. Untuk akupunktur wajah, disarankan tidak menggunakan makeup tebal serta tanpa downtime, sehingga pasien dapat langsung kembali beraktivitas seperti biasa setelah terapi.

"Akupunktur medik kini menjadi pilihan medis modern yang aman dan terukur. Berbeda dari akupunktur tradisional umum, layanan ini merupakan tindakan kedokteran yang dilakukan oleh dokter spesialis, dengan pendekatan ilmiah dan indikasi medis yang jelas," ujarnya.

Akupunktur berasal dari pengobatan tradisional China yang mengenal konsep keseimbangan energi tubuh. Namun, dalam praktik kedokteran modern, akupunktur dipahami sebagai metode neuromodulasi. Penusukan jarum pada titik tertentu terbukti secara ilmiah dapat merangsang sistem saraf perifer dan pusat, meningkatkan pelepasan endorfin dan neurotransmitter, membantu regulasi sistem saraf otonom dan memperbaiki aliran darah mikro (mikrosirkulasi).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Ameera Network (@ameeranetwork)

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
CEO OnePlus Jadi Buronan di Taiwan, Diduga Rekrut 70 Karyawan Ilegal
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Pertagas Terapkan Teknologi Migas untuk Bersihkan Pipa Air Desa
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
8 Drama Thailand Terbaru yang Wajib Kamu Tonton di Januari 2026!
• 4 jam laluinsertlive.com
thumb
Profil Maskapai Indonesia Air Transport yang Pesawatnya Hilang Kontak di Maros
• 6 menit lalukumparan.com
thumb
Kini Sama-sama Berstatus Sebagai Tersangka dengan Richard Lee, Doktif Minta Penegak Hukum Berlaku Adil
• 1 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.