Direktur CIA John Ratcliffe menemui Presiden interim Venezuela Delcy Rodriguez, di Caracas, Kamis (15/1). Dilansir AFP, kabar ini dibocorkan oleh seorang pejabat Amerika Serikat (AS) yang meminta anonimitas.
Kunjungan Ratcliffe ini dikoordinasikan bersama antara Gedung Putih, Kementerian Luar Negeri AS dan Kementerian Pertahanan, dalam rangka 'membangun kepercayaan' dan menyambung komunikasi antara Washington dan Caracas.
"Atas arahan dari Presiden Trump, Direktur Ratcliffe terbang ke Venezuela untuk bertemu presiden Delcy Rodriguez. Ia membawa pesan, bahwa AS sangat menantikan upaya peningkatan hubungan negara lagi," kata pejabat tersebut.
Pejabat itu juga menekankan, dalam diskusi antara Ratcliffe dan Rodriguez, dibahas soal peredaran narkotika dan kerja sama ekonomi.
"Selain itu, untuk mendiskusikan peluang dan potensi kolaborasi ekonomi, serta memastikan agar Venezuela tak jadi tempat berlindung musuh-musuh AS, utamanya para pengedar narkoba," imbuhnya.
Ratcliffe adalah pejabat AS pertama yang mengunjungi Venezuela sejak Presiden Nicolas Maduro ditangkap pada Sabtu (3/1). Kedatangan Ratcliffe juga terjadi sehari setelah Trump berbincang dengan Rodriguez.
Trump cenderung lebih mendukung Rodriguez jadi pemimpin sementara Venezuela, kendati ia adalah sekutu dekat dari Maduro. Trump juga disinyalir akan terus mempertahankan posisi Rodriguez, asalkan ia dapat menjaga produksi minyak bumi Venezuela.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/3106353/original/049287800_1587304280-Kolase_-_Timnas_Indonesia_di_Piala_AFF.jpg)
