BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Indonesia pada Sabtu (17/1). Sejumlah wilayah besar, termasuk Jabodetabek, masuk dalam kategori Siaga akibat ancaman hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG mengungkapkan bahwa kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin di sepanjang Pulau Jawa hingga Bali.
Daftar Wilayah Berstatus Siaga (Hujan Lebat)Berdasarkan data prakiraan berbasis dampak (IBE), berikut adalah wilayah yang wajib meningkatkan kewaspadaan pada Sabtu, 17 Januari 2026:
Baca juga : Prakiraan Cuaca Indonesia 15 Januari 2026: Waspada Dampak Bibit Siklon Tropis 91W
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Banten
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Sumatra Selatan
- Bengkulu
Selain hujan lebat, BMKG juga memberikan peringatan khusus terkait potensi angin kencang yang diprediksi melanda wilayah Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi pohon tumbang dan kerusakan fasilitas umum akibat kencangnya hembusan angin.
"Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem," tulis BMKG dalam keterangan resminya. Masyarakat diminta untuk rutin membersihkan saluran drainase dan menghindari aktivitas di dekat lereng perbukitan atau pohon besar saat hujan turun.
Dampak yang Perlu DiwaspadaiBMKG memperingatkan potensi dampak yang mungkin terjadi meliputi:
- Banjir dan genangan di wilayah dataran rendah.
- Tanah longsor di wilayah bertopografi curam/perbukitan.
- Gangguan transportasi darat, laut, dan udara akibat jarak pandang yang terbatas.
- Kenaikan gelombang laut di pesisir selatan Jawa dan Bali.
Masyarakat dapat terus memantau perkembangan cuaca secara real-time melalui aplikasi InfoBMKG atau kanal resmi media sosial BMKG untuk mendapatkan informasi terbaru per kecamatan.
(P-3)


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F12%2F22%2Fc05e0706eeccc1f70b999a6d3e04c2da-20251222AGS.jpg)
