Penulis: Rifiana Seldha
TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) RI, Veronica Tan, menegaskan pentingnya penguatan peran perempuan dalam mendorong pembangunan desa yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.
Menurut Veronica, perempuan memiliki posisi strategis sebagai penggerak pembangunan sosial dan ekonomi di tingkat desa. Dimana, saat perempuan diberikan ruang, akses, dan kesempatan untuk berdaya, dampaknya akan dirasakan langsung oleh keluarga hingga komunitas desa secara luas.
“Perempuan memegang peranan yang sangat penting. Ketika kita memberikan ruang berdaya dan akses kepada perempuan, mereka bisa menjadi pelaku pembangunan. Petani perempuan juga sangat banyak. Saya yakin perempuan kuat, desa akan kuat, dan negara juga akan menjadi kuat,” kata Wamen PPPA Veronica Tan dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, 17 Januari 2026.
Veronica menilai desa merupakan ruang strategis untuk memperkuat kemandirian sosial dan ekonomi masyarakat, terutama melalui pemberdayaan perempuan.
Ia menekankan bahwa perempuan desa tidak lagi hanya berperan domestik, tetapi juga menjadi penggerak utama ekonomi keluarga.
“Perempuan di desa harus didukung ruang geraknya untuk pemberdayaan. Banyak perempuan yang hari ini bukan hanya menjadi tulang rusuk, tetapi juga tulang punggung keluarga,” katanya
Ia menambahkan, peran perempuan dalam pembangunan desa semakin krusial mengingat jumlah perempuan mencapai sekitar 50 persen dari total penduduk Indonesia.
Karena itu lanjutnya, kebijakan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak harus hadir secara nyata hingga ke tingkat desa.
“Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak harus hadir nyata di desa. Karena ekonomi perempuan yang kuat membuat keluarga tangguh dan desa berdaya,” ucapnya.
Untuk mewujudkan desa yang berdaya, Veronica menilai pemberdayaan perempuan perlu diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.
Salah satu program yang dinilai konkret dan berpotensi dikembangkan adalah Kebun Pangan Lokal, yang dapat menjadi ruang pemberdayaan ekonomi perempuan desa.
“Kebun Pangan Lokal ditambah dengan program dari Kementerian Pertanian bisa menjadi kolaborasi yang membuka ruang pemberdayaan dan akses bagi perempuan. Kami juga sedang menjalankan Kebun Pangan Lokal untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujar Veronica Tan.
Wamen PPPA juga meyakini bahwa peningkatan kapasitas dan kemandirian perempuan desa akan berdampak langsung terhadap ketahanan desa secara menyeluruh, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun perlindungan terhadap kelompok rentan.
Editor: Redaktur TVRINews


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F13%2Fbec13995a400836ab90a7535d2367380-WhatsApp_Image_2026_01_13_at_11.34.45.jpeg)

