Penulis: Tri Cahyo
TVRINews, London-Inggris
Timnas Uruguay diliputi kekhawatiran menjelang Piala Dunia 2026 menyusul kondisi gelandang andalan Rodrigo Bentancur yang belum pulih dari cedera hamstring. Bentancur telah menjalani operasi hamstring kanan, namun belum ada kepastian waktu kembali ke lapangan.
Gelandang Tottenham Hotspur berusia 28 tahun itu mengalami cedera saat timnya kalah 2-3 dari Bournemouth pada laga Liga Primer Inggris, 7 Januari lalu. Informasi tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi klub. Hingga kini, Tottenham belum dapat memastikan jadwal kembalinya Bentancur dan hanya menyebut sang pemain tengah menjalani rehabilitasi bersama tim medis.
Meski demikian, sejumlah sumber memperkirakan Bentancur sudah bisa kembali bermain pada awal April mendatang. Perkiraan tersebut menjadi harapan bagi Timnas Uruguay, mengingat Piala Dunia 2026 tinggal menyisakan sekitar lima bulan.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli di tiga negara, Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris. Uruguay tergabung di Grup H bersama Spanyol, Cape Verde, dan Arab Saudi.
Kondisi Bentancur juga menjadi perhatian Tottenham Hotspur yang tengah mengalami krisis lini tengah. Spurs telah kehilangan James Maddison dan Dejan Kulusevski akibat cedera jangka panjang. Winger Mohammed Kudus juga diperkirakan belum bisa tampil hingga akhir Maret karena masalah pada paha. Untuk menambah kekuatan, Tottenham mendatangkan gelandang Inggris Conor Gallagher dari Atletico Madrid.
Bagi Uruguay, kehadiran Bentancur dinilai krusial. Pengalaman pemain yang telah mencatatkan 73 penampilan bersama La Celeste, dengan torehan tiga gol dan tiga assist, menjadi salah satu kekuatan utama di lini tengah. Uruguay diharapkan memiliki keseimbangan permainan jika Bentancur bisa tampil dan berduet dengan gelandang Real Madrid, Federico Valverde.
Editor: Redaktur TVRINews





