Keluarga Korban ATR 42-500 Menunggu Kabar di Bandara Sultan Hasanuddin

celebesmedia.id
6 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID,, Makassar – Suasana haru dan kecemasan menyelimuti Ruang Tunggu Keluarga Penumpang (Greeters Meeters) Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar-Maros, Minggu (18/1).

Sejumlah keluarga korban pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang hilang kontak pada Sabtu kemarin, setia menunggu perkembangan pencarian sambil berharap kabar baik dari tim SAR.

Mereka berasal dari keluarga kru pesawat, di antaranya keluarga Captain Andy Dahananto selaku pilot, M. Farhan Gunawan sebagai co-pilot, serta Hariadi yang merupakan awak kabin. Wajah-wajah tegang dan mata yang sesekali menatap layar televisi menjadi gambaran kegelisahan yang sulit disembunyikan.

Pantauan di lokasi, ruang tunggu tampak sunyi. Tidak terdengar percakapan panjang, hanya suara siaran televisi nasional yang menampilkan laporan terkini proses pencarian pesawat di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.

Di luar area ruang tunggu, satu unit ambulans siaga bersama personel Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Sulawesi Selatan.

Polda Sulsel sendiri mengerahkan 55 personel Bidokkes untuk Operasi Aman Nusa 2, mendukung penanganan korban. Hingga saat ini, keluarga korban belum dapat ditemui media.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pendampingan psikologis dilakukan secara bertahap dengan pendekatan awal kepada keluarga.

Di tengah penantian keluarga korban di bandara, Polda Sulsel memastikan kesiapan fasilitas medis. Rumah Sakit Bhayangkara Makassar telah disiapkan sebagai lokasi autopsi dan pemeriksaan jenazah korban pesawat ATR 42-500.

Rumah sakit tersebut juga menjadi rujukan pelaksanaan uji ante mortem dalam proses identifikasi korban.

Kapolda Sulsel Inspektur Jenderal Polisi Djuhandani menegaskan bahwa proses identifikasi akan melibatkan tim profesional.

“Di mana, Rumah Sakit Bhayangkara yang didukung tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri hari ini sudah dikirim personel-personel yang membidangi hal tersebut,” ujarnya dalam konferensi pers di Bandara Sultan Hasanuddin.

Ia menambahkan, sejauh ini baru satu anggota keluarga korban yang menjalani pemeriksaan data ante mortem.

“Kemudian, sampai saat ini, keluarga korban, yang hadir untuk diperiksa, atau dicek data ante mortemnya, ada satu orang, yaitu adik kandung dari co-pilot,” tambahnya.

Djuhandani juga menyampaikan bahwa koordinasi lintas daerah telah dilakukan untuk mempermudah identifikasi korban.

“Kalau keluarga korban tidak bisa hadir di Makassar, maka kami akan berdayakan seluruh Biddokkes dengan berkordinasi dengan Kapusdokkes, untuk jemput bola,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Sulsel Muhammad Arif Anwar menyatakan bahwa hingga Minggu sore, tim SAR gabungan belum menemukan korban jiwa.

“Saat ini tim baru menemukan jendela pesawat, ekor pesawat, dan badan pesawat. Juga ditemukan banyak serpihan kecil di berbagai tempat,” ungkapnya.

Proses pencarian dilakukan dengan mengombinasikan jalur udara dan darat. Helikopter Caracal dan pesawat Boeing milik TNI AU dikerahkan untuk penyisiran udara, sementara sekitar 1.200 personel dari berbagai instansi melakukan pencarian darat di medan pegunungan.

“Kami dari Basarnas sendiri membagi empat SRU dan membagi empat titik pencarian, melalui penyapuan lewat darat, sehingga tidak ada korban yang terlewatkan,” tutup Arif.

Laporan: Rifki


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hasil Liga Inggris: MU 2-0 Man City, Carrick Bawa Kembali Gaya Kick and Rush
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Puing Pesawat ATR 24 500 Bertebaran di Gunung Bulusaraung, Medan Ekstrim dan Berkabut Halangai Pencarian
• 11 jam laludisway.id
thumb
Sering Bunyiin Leher Pas Pegal? Dokter Ingatkan Risiko Kelumpuhan Hingga Stroke
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pengembalian Dana TKD Aceh, Sumut, dan Sumbar Tak Cukup Pulihkan Daerah Pascabencana
• 4 jam lalukompas.id
thumb
[FULL] Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono: 3 Pegawai KKP di Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Maros
• 23 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.