JAKARTA, DISWAY.ID - Tidak hanya Jakarta, banjir juga merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Pemalang, dan Pekalongan, Jawa Tengah pada Minggu, 18 Januari 2026.
Untuk di Kabupaten Pemalang, banjir merendam setidaknya merendam tiga kecamatan yakni Kecamatan Ulujami, Randudongkal, dan Petarukan sejak Jumat, 16 Januari 2026.
Banjir tersebut disebabkan hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit air Sungai Comal meningkat hingga meluap ke permukiman warga.
BACA JUGA:Update Banjir Jakarta Terkini: 35 RT Terendam, Ini Wilayah-wilayah Paling Parah Terdampak
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, ketinggian air banjir di Pemalang tersebut bervariasi antara 40 Cm hingga 1,5 meter.
"Akibatnya, sebanyak 92 warga dari total 13.178 jiwa terdampak harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman," kata Abdul Muhari dalam keterangannya pada Minggu, 18 Januari 2026.
Untuk memenuhi kebutuhan permakanan warga terdampak, BPBD Kabupaten Pemalang telah mendirikan dapur umum di Desa Kendalrejo dan Balai Desa Mojo.
BACA JUGA:Jakarta Banjir, Kondisi Terkini Status Bendung Katulampa Usai Sempat Siaga 3
Untuk genangan di Kecamatan Randudongkal terpantau telah surut pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Sementara itu, genangan banjir di Kecamatan Ulujami dan Petarukan hingga hari ini masih bertahan.
Bergeser ke Kabupaten Pekalongan, hujan lebat pada Sabtu, 17 Januari 2026, dini hari menyebabkan Sungai Bremi meluap hingga merendam tiga kecamatan.
BACA JUGA:Daftar 38 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan KAI Imbas Banjir, Begini Cara Refund Tiket
Kecamatan di Pekalongan yang terdampak banjir yaitu Kecamatan Pekalongan Timur, Pekalongan Barat, dan Pekalongan Selatan.
"Ketinggian genangan air terpantau antara 20–100 cm," ujar Abdul Muhari.
Sebagai langkah respon cepat, BPBD Kabupaten Pekalongan telah melakukan evakuasi warga terdampak dan mengaktifkan posko kebencanaan.
- 1
- 2
- »





