REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Suku Dinas Pendidikan (Sudin) Wilayah I Jakarta Barat (Jakbar) mengapresiasi BSI FLASH 2026 Jakarta yang digelar di Sport Center Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cengkareng, Jakarta Barat.
Ajang ini dinilai sebagai ruang positif bagi pelajar untuk mengembangkan potensi, karakter, dan sportivitas di luar ruang kelas. Apresiasi disampaikan Muchlis, perwakilan Sudin Wilayah I Jakbar pada pembukaan BSI FLASH 2026 Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Ia menilai kegiatan olahraga antarpelajar seperti ini memiliki peran strategis dalam mendukung proses pendidikan yang seimbang.
“Pendidikan tak hanya berbicara tentang akademik. Melalui kegiatan seperti BSI FLASH, pelajar belajar disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab. Nilai-nilai ini sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda,” ujar Muchlis dalam sambutannya.
.rec-desc {padding: 7px !important;}Menurutnya, kompetisi olahraga menjadi sarana efektif menyalurkan energi, minat, dan bakat pelajar ke arah yang positif. Selain itu, kegiatan ini mampu memperkuat hubungan antar sekolah serta menumbuhkan semangat persatuan di kalangan pelajar Jakarta Raya.
Muchlis menegaskan, pihaknya mendorong sekolah-sekolah untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan pengembangan non-akademik yang bersifat edukatif dan membangun mental peserta didik.
“Ketika pelajar diberi ruang untuk berkembang secara utuh, baik akademik maupun non-akademik, maka mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan masa depan,” katanya.
Ia juga mengapresiasi peran UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang secara konsisten membuka ruang kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan pendidikan menengah melalui kegiatan yang berdampak langsung bagi pelajar.
BSI FLASH 2026 Jakarta diikuti puluhan tim dari berbagai sekolah yang bertanding dalam cabang olahraga voli, basket, dan futsal. Kegiatan ini berlangsung 7 hingga 15 Januari 2026 dan contoh sinergi positif institusi pendidikan, sekolah, dan pemangku kepentingan.
Melalui kegiatan ini, Muchlis dalam keterangan yang dikutip Ahad (18/1/2026) berharap semakin banyak ruang kreatif dan kompetitif yang sehat bagi pelajar, sehingga sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar teori, tetapi juga ruang tumbuh karakter dan prestasi.




