TEHERAN, KOMPAS.TV - Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei untuk pertama kalinya mengakui ribuan orang terbunuh pada demonstrasi anti-pemerintah.
Hal itu diungkapkan Khamenei dalam pidatonya, Kamis (15/1/2026) waktu setempat.
Ia mengatakan ribuan orang telah terbunuh, beberapa di antaranya dengan cara yang tak manusiawi dan biadab.
Baca Juga: Trump Ancam Pasang Tarif ke Negara yang Tolak Rencana AS Kuasai Greenland
Ia pun menyalahkan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas peristiwa tersebut.
Ia bahkan menyebut Trump sebagai penjahat karena mendukung demonstrasi serta menyerukan hukuman keras bagi para demonstran.
“Dengan Rahmat Tuhan, bangsa Iran harus menghancurkan para penghasut sebagaimana telah menghancurkan kekuatan penghasutan itu sendiri,” kata Khamenei dikutip dari The Guardian, Sabtu (17/1/2026)
Pihak berwenang Iran juga telah merilis kompilasi rekaman yang menunjukkan individu bersenjata membawa senjata api dan pisau di samping para demonstran biasa.
Menurut mereka itu adalah bukti adanya sabotase asing dalam demonstrasi di Iran.
Seorang ulama senior Iran, Ahmad Khatami bahkan menuntut agar para demonstran dieksekusi.
Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti
Sumber : The Guardian
- iran
- ayatollah ali khamenei
- demonstrasi
- donald trump
- demonstrasi anti-pemerintah





