VIVA – Performa Sassuolo di Serie A 2025/2026 tengah berada dalam sorotan. Setelah tujuh pertandingan tanpa kemenangan, tekanan mulai terasa bagi tim berjuluk Neroverdi itu, meski posisi mereka belum terlempar jauh dari papan tengah klasemen.
Rentetan hasil buruk tersebut membuat Sassuolo kini berada di peringkat ke-11 dengan koleksi 23 poin hingga pekan ke-21. Empat kekalahan dan tiga hasil imbang dalam periode itu menjadi catatan yang mencerminkan sulitnya konsistensi, terutama saat memasuki fase krusial musim.
Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengakui situasi tim tidak ideal. Namun, ia menegaskan kondisi tersebut tidak lantas menggerus keyakinan di dalam skuad. Menurutnya, kepercayaan diri dan kebersamaan tim masih terjaga di tengah tekanan hasil.
- Twitter/TimnasXtra
“Kami sedang mengalami kekalahan beruntun, tetapi kami masih memiliki kepercayaan diri, dan Anda dapat melihat bagaimana kami bermain bersama,” kata Jay Idzes, dikutip dari Sassuolo News, Minggu 18 Januari 2025.
Ia menambahkan, fokus utama tim saat ini adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk agenda pertandingan berikutnya. “Selanjutnya, kami perlu mempersiapkan diri dengan baik untuk dua pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Keyakinan tersebut juga ia sampaikan setelah Sassuolo menelan kekalahan tipis 0-1 dari Napoli di Stadio Diego Armando Maradona. Meski pulang tanpa poin, Jay menilai timnya tampil cukup solid, terutama dalam meredam tekanan tuan rumah.
“Kami bermain sangat baik, kami memainkan pertandingan yang bagus. Kami berhasil menahan serangan Napoli dengan sangat baik, yang berarti kami siap secara defensif, tetapi ada sesuatu yang kurang karena kami perlu mencetak gol,” jelasnya.
Bagi Jay, aspek mental menjadi elemen penting yang harus dijaga Sassuolo untuk keluar dari situasi sulit. Ia menilai kepercayaan diri dan kerja sama tim akan menentukan arah performa mereka di sisa kompetisi.
Kesempatan berikutnya datang saat Sassuolo menjamu Cremonese di Mapei Stadium, Reggio Emilia, pada 25 Januari 2026. Laga tersebut menjadi momen penting untuk menghentikan tren negatif sekaligus menguji ketahanan mental tim.
Dengan sisa musim yang masih panjang, Sassuolo membutuhkan stabilitas dan respons cepat atas situasi saat ini. Peran Jay Idzes di lini belakang diharapkan menjadi salah satu penopang utama, bukan hanya dalam menjaga pertahanan, tetapi juga dalam memimpin semangat tim untuk kembali ke jalur positif.




