Pentingnya Ketahanan Mesin dalam Rally Dakar

viva.co.id
16 jam lalu
Cover Berita

Riyadh, VIVA – Reli jarak jauh seperti Rally Dakar dikenal sebagai ajang yang menguji ketahanan pembalap sekaligus keandalan kendaraan. Dengan total lintasan mencapai ribuan kilometer, kompetisi ini menempatkan faktor teknis sebagai elemen krusial dalam menentukan hasil akhir.

Pada Rally Dakar 2026, lintasan sepanjang kurang lebih 8.000 kilometer didominasi oleh gurun pasir dan bebatuan. Kondisi tersebut membuat mesin, pelumas, serta komponen pendukung kendaraan bekerja dalam tekanan ekstrem selama belasan hari balapan.

Baca Juga :
Debut Pembalap Indonesia di Rally Dakar 2026 Berbuah Hasil Positif
Pembalap Indonesia Torehkan Prestasi di Rally Dakar 2026

Ketahanan mesin menjadi salah satu kunci utama agar kendaraan mampu menyelesaikan setiap etape tanpa gangguan berarti. Kegagalan teknis sekecil apa pun dapat berdampak langsung pada waktu tempuh maupun kelanjutan kompetisi.

Hal tersebut juga dirasakan oleh pereli Indonesia, Julian Johan, yang menjalani debutnya di Rally Dakar 2026. Ia menghadapi lintasan panjang dengan suhu tinggi, durasi berkendara yang panjang, serta medan yang tidak biasa bagi pereli asal Indonesia.

Managing Director PT Motul Indonesia Energy (MIE), Welmart Purba, menilai reli ekstrem seperti Dakar menuntut kesiapan teknis yang matang. “Dengan formulasi pelumas berteknologi tinggi yang dirancang untuk kondisi ekstrem, performa mesin diharapkan tetap optimal di suhu tinggi, tekanan berat, dan jarak tempuh yang sangat panjang,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif dari keterangan resmi, Minggu 18 Januari 2026.

Menurutnya, reli jarak jauh tidak hanya menuntut kecepatan, tetapi juga konsistensi performa kendaraan dari hari pertama hingga terakhir. Aspek ketahanan inilah yang membedakan reli ekstrem dengan ajang balap lainnya.

Julian Johan sendiri menargetkan untuk dapat menyelesaikan seluruh etape Rally Dakar 2026. Namun, hasil akhir yang diraih justru melampaui target awal dengan catatan kompetitif di beberapa kategori.

“Hingga hari terakhir Rally Dakar saya berhasil mendapatkan hasil yang sangat baik,” kata Julian Johan. Ia menyebut kendaraan yang digunakan mampu bekerja dengan baik meski harus melintasi berbagai kondisi ekstrem.

Ketahanan mesin dan minimnya gangguan teknis memungkinkan pembalap untuk lebih fokus menjaga ritme balapan. Dalam reli jarak jauh, pendekatan ini sering kali lebih menentukan dibandingkan sekadar mengejar kecepatan maksimal.

Baca Juga :
Inflasi Desember 2025 Tembus Level Tertinggi, Pemerintah Tiongkok Fokus Benahi Dua Sektor Ini
Daftar Koleksi Mobil Pribadi Terbesar di Dunia, Ada Supercar Langka dan Mobil Legendaris
Buntut Dugaan Mereknya Dicatut, AHRS Ajukan Gugatan Hukum ke Pengadilan

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Usai Terjaring OTT, Wali Kota Madiun Maidi Langsung Dibawa KPK ke Jakarta untuk Diperiksa
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Jarak Pandang Hilang, Sudah 3 Hari Kabut Tebal Selimuti Puncak Bogor-Cianjur, Pengendara Wajib Waspada
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Menkum: WNI Gabung Tentara Asing Tanpa Izin Presiden Kewarganegaraan Hilang
• 7 menit lalukumparan.com
thumb
Isu Pilkada Dipilih DPRD Berakhir, Dasco: Tak Ada Revisi UU Pilkada Tahun Ini!
• 5 jam lalumatamata.com
thumb
Industri Film Lesu, James Cameron Sebut Biaya Produksi Avatar 4 dan 5 Bakal Dipangkas
• 5 jam laluinsertlive.com
Berhasil disimpan.