Cetak SDM Sangat Unggul, Kementrans Siapkan Beasiswa Patriot untuk 1.100 Peserta dari 7 Kampus

jpnn.com
14 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Kementerian Transmigrasi menyiapkan Beasiswa Patriot untuk mencetak sumber daya manusia yang sangat unggul. Beasiswa Patriot rencananya diluncurkan secara perdana pada bulan depan.

Kementrans menargetkan 1.000 hingga 1.100 mahasiswa terpilih dari tujuh universitas negeri nasional dapat menerima Beasiswa Patriot.

BACA JUGA: Tim Patriot Kementrans-UI Hadirkan Revolusi Pendidikan Tanggap Bencana di Morotai

“Kami ingin betul-betul mencetak SDM (Sumber Daya Manusia) yang sangat unggul, bukan lagi SDM yang unggul, tetapi yang sangat unggul,” kata Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryana di Jakarta, Minggu (18/1) malam.

Iftitah mengungkap perguruan tinggi yang menjadi mitra program tersebut ialah Universitas Indonesia (UI), IPB University, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Gadjah Mada (UGM), serta Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS).

BACA JUGA: Ekspedisi Patriot, Kolaborasi UI dan Kementrans Membangun Daerah Transmigrasi 3T

Dia mengatakan bahwa saat ini tahapan  seleksi para penerima beasiswa masih didiskusikan dengan berbagai pihak terkait. Berdasarkan pembahasan awal, nantinya calon penerima beasiswa disyaratkan untuk terlebih dahulu diterima di salah satu dari tujuh perguruan tinggi negeri mitra.

“Baru setelah itu ada tes pusatnya. Nah, tes pusatnya ini kami akan dalami secara psikologinya (dari masing-masing pendaftar),” ungkapnya.

BACA JUGA: Kementrans Siap Bantu Warga Transmigran yang Sulit Terbitkan SHM

Seleksi tersebut juga menilai peta jalan (roadmap) yang disusun oleh para peserta terkait rencana jenjang karier (career path) yang akan mereka tempuh selama menjalani pendidikan hingga setelah lulus kuliah.

“Jadi, kami ingin mendapatkan sumber daya manusia yang betul-betul nanti bisa diharapkan ikut memberikan perubahan yang lebih baik (bagi masyarakat transmigran),” ucap Iftitah.

Nantinya, para penerima Beasiswa Patriot akan menempuh pendidikan di tiga Kampus Patriot yang tengah dibangun oleh Kementrans, yakni di Batam, Kepulauan Riau; Mamuju, Sulawesi Barat; dan Merauke, Papua Selatan. Tiga lokasi tersebut dipilih berdasarkan potensi ekonomi masing-masing daerah.

Dia menuturkan Batam memiliki potensi pengembangan industri, perikanan, dan kelautan. Mamuju memiliki potensi pengembangan industri logam tanah jarang (rare-earth metals) dan pertanian. Adapun Merauke memiliki potensi pengembangan pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan.

Pihaknya pun kini tengah mengebut pembahasan mengenai detail teknis pelaksanaan program beasiswa yang rencananya diluncurkan bulan depan tersebut.

“Nanti akan kami diskusikan lebih intens terkait dengan program studi, insentif, juga syarat-syarat yang harus dipenuhi, kemudian juga nanti langkah-langkah selanjutnya, yang pasti akan kami launching (luncurkan) pada bulan depan, Insyaallah,” imbuhnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Negara Dilanda Banjir, Presiden Mozambik Batal ke Davos
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Korban Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung Kembali Ditemukan, di Kedalaman 500 Meter
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Persela Lamongan Imbangi PSS Sleman, Bima Sakti: Kami Lihat Celah di Pertahanan Sayap Lawan
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Kabasarnas RI: Tim Gabungan Saat Ini Fokus Cari Korban
• 9 jam lalufajar.co.id
thumb
Berapa Mdpl Gunung Bulusaraung Lokasi Pesawat ATR Jatuh di Pangkep? Ini Profilnya
• 4 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.