Bisnis.com, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatatkan tingginya kebutuhan dan antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan publik terpadu sepanjang tahun 2025.
Sebanyak 267.879 orang tercatat mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola dan Sentra Pelayanan Publik (SPP) yang tersebar di seluruh penjuru Kota Pahlawan.
Mengacu pada data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Surabaya, MPP Siola mencatatkan kunjungan signifikan, yakni sebanyak 70.744 orang sepanjang periode 2025.
Kepala DPM-PTSP Kota Surabaya Lasidi menegaskan capaian tersebut menunjukkan peran sentral MPP Siola dalam hal pelayanan perizinan dan peningkatan investasi di Surabaya.
"MPP Siola merupakan pusat pelayanan terpadu yang menghadirkan layanan dari 26 instansi, baik dari Pemkot Surabaya, instansi vertikal, maupun BUMN dan BUMD," beber Lasidi, Senin (19/1/2026).
Dirinya menjelaskan, dari lingkup Pemkot Surabaya, MPP Siola menghadirkan sejumlah layanan yang diinisiasi oleh perangkat daerah, mulai dari DPM-PTSP, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Serta Pertanahan (DPRKPP) hingga Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker).
Baca Juga
- Janji Manis Eri Cahyadi, Kolaborasi dengan Danantara Hingga Revitalisasi Wisata Kota Lama Surabaya
- Libur Nataru, Penjualan Eceran Kota Surabaya Tumbuh Positif
- Hore! Commuter Line Surabaya-Pasuruan Bakal Tembus Sampai Probolinggo
Selain MPP Siola, Pemkot Surabaya juga mencatatkan kunjungan masyarakat ke sejumlah SPP. Di antaranya SPP Menur yang melayani 51.886 orang, SPP Joyoboyo 3.985 orang, SPP Pakal 3.211 orang, dan SPP Nambangan 4.367 orang.
Lebih lanjut, Lasidi menjelaskan bahwa layanan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pusat juga mencatat kunjungan hingga mencapai 121.732 orang. Selain itu, Klinik Investasi juga melayani 11.437 pengunjung, serta layanan drive-thru di SPP Menur telah dimanfaatkan oleh 517 warga.
Lasidi menyebut, pihaknya juga melayani sekitar 1.428 jenis perizinan di MPP Siola. Mayoritas layanan yang tersedia disebutnya telah terintegrasi secara daring melalui sistem Surabaya Single Window (SSW) Alpha dan Online Single Submission (OSS).
"Jadi kita melayani sekitar 1.428 jenis perizinan dari Pemkot Surabaya, itu belum termasuk dari instansi-instansi vertikal," bebernya.
Oleh sebab itu, tingginya angka kunjungan tersebut menjadi indikator penting bahwa layanan publik terpadu yang disediakan pemerintah kota telah menjadi kebutuhan penting bagi segenap masyarakat.
“Sekaligus memperkuat komitmen pemerintah kota dalam menghadirkan pelayanan yang mudah diakses dan terintegrasi,” pungkas Lasidi.
Layanan publik terpadu yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di Mall Pelayanan Publik (MPP) Siola . /Dok. Diskominfo Surabaya




