Catatan Redaksi: Bunuh diri bukan jalan keluar persoalan kehidupan, segera cari pertolongan atau klik www.healing119.id.
Mahasiswi Universitas Brawijaya (UB) berinisial TAM (25 tahun), asal Pasar Minggu, Jakarta Selatan, diduga mencoba mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Soekarno Hatta (Suhat), yang berada tak jauh dari kampus UB.
Korban yang merupakan mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris tersebut ditemukan tergeletak dengan luka parah, Senin dini hari (19/1).
Awalnya, korban terlihat berjalan mondar-mandir di sekitar Jembatan Suhat sekitar pukul 00.10 WIB. Korban berjalan seorang diri di sisi timur jembatan.
Tak lama kemudian, seorang warga mendapati perempuan tersebut telah loncat.
Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta, mengungkapkan TAM diketahui melompat dari atas jembatan ke aliran Sungai Brantas. Aksi tersebut pertama kali disaksikan oleh seorang pengemudi ojek online (ojol) yang melintas di kawasan Jembatan Suhat.
“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat. Ada ojol yang melintas di Jembatan Suhat melihat orang menjatuhkan diri, melompat dari Jembatan Suhat,” kata Anang saat dikonfirmasi, Senin (19/1).
Patah TulangOjol tersebut sempat berhenti untuk memastikan kondisi korban. Setelah dilakukan pengecekan ke area bawah jembatan, diketahui korban masih berada di lokasi sehingga peristiwa itu dilaporkan ke kepolisian dan diteruskan ke tim evakuasi.
“Saat dilakukan pengecekan terhadap korban yang jatuh dari jembatan, korban dinyatakan masih hidup. Dari pemeriksaan awal tim medis, korban mengalami patah tulang pada tangan kanan,” jelasnya.
Korban kemudian dievakuasi oleh tim medis gabungan dari BPBD, PSC Dinkes Kota Malang, dan pemadam kebakaran (Damkar) untuk dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban di Jakarta.
Motif Masih DiselidikiDugaan sementara, korban mengalami persoalan pribadi dan perkuliahan. Namun, kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut.
“Kami masih melakukan penyelidikan. Keluarga korban sudah kami hubungi. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani perawatan di RSSA Malang,” pungkasnya.


