Cordoba: Setidaknya 39 orang tewas dan 152 lainnya luka-luka setelah dua kereta cepat bertabrakan di dekat kota Adamuz di Provinsi Cordoba selatan Spanyol.
Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 19.40 waktu setempat ketika sebuah kereta yang berangkat dari Malaga ke Madrid tergelincir di dekat Adamuz, Cordoba, dan memasuki jalur kereta yang berdekatan.
Hal ini menyebabkan kereta kedua yang menuju selatan dari Madrid ke Huelva juga tergelincir. Pihak berwenang regional mengatakan dua gerbong kereta Alvia jatuh ke lereng setinggi empat meter, mempersulit upaya penyelamatan, lapor El Pais.
Kementerian Dalam Negeri Spanyol mengatakan lima dari korban luka masih dalam kondisi kritis, sementara 24 lainnya, termasuk empat anak di bawah umur, mengalami luka serius. Lebih dari 120 orang mengalami luka ringan hingga sedang.
Layanan darurat mengerahkan sumber daya skala besar ke lokasi kejadian, termasuk unit perawatan intensif bergerak, ambulans, kendaraan logistik, dan pos medis canggih yang didirikan di fasilitas kereta api Adif untuk melakukan triase dan menstabilkan korban sebelum dipindahkan ke rumah sakit.
Unit Darurat Militer (UME) juga mengirimkan sekitar 40 personel dan 15 kendaraan untuk membantu operasi penyelamatan.
Presiden regional Andalusia, Juan Manuel Moreno, mengunjungi lokasi kejadian dan menggambarkan insiden tersebut sebagai “hari yang sangat berat bagi Andalusia.” Ia mengatakan pihak berwenang akan memberikan angka yang lebih akurat setelah prosedur identifikasi selesai.
Menteri Transportasi Oscar Puente menyebut kecelakaan itu “sangat aneh,” mencatat bahwa kecelakaan itu terjadi di bagian jalur lurus yang telah direnovasi pada Mei. “Komisi independen akan menyelidiki apakah penyebabnya terkait dengan infrastruktur atau sarana perkeretaapian,” ujar Puente, seperti dikutip dari Anadolu, Senin 19 Januari 2026.
Perdana Menteri Pedro Sanchez membatalkan agenda resminya untuk hari Senin, termasuk pertemuan yang dijadwalkan dengan pemimpin oposisi Alberto Nunez Feijoo, dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Presiden Prancis Emmanuel Macron juga menyampaikan solidaritas kepada Spanyol, dengan mengatakan di media sosial bahwa “Prancis bersama Anda.”
Lalu lintas kereta api antara Madrid dan beberapa kota Andalusia, termasuk Seville, Malaga, Cordoba, dan Huelva, juga ditangguhkan pada hari Senin. Operator kereta api Renfe mengatakan lebih dari 130 layanan dibatalkan dan menawarkan perubahan dan pengembalian dana gratis kepada penumpang yang terkena dampak.
Adif, pengelola infrastruktur kereta api Spanyol, mendirikan saluran bantuan untuk membantu keluarga korban.
Spanyol mengalami salah satu bencana kereta api paling mematikan pada tahun 2013, ketika kereta api berkecepatan tinggi yang berangkat dari Madrid ke Galicia tergelincir, menewaskan 79 orang dan melukai 179 lainnya.


