TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Tumpukan sampah menggunung di sejumlah wilayah Tangerang Selatan tak kunjung selesai sejak Desember 2025.
Meskipun pengangkutan sudah dilakukan, sampah kembali muncul dan bahkan berpindah lokasi.
Padahal, status tanggap darurat sampah yang sebelumnya diperpanjang kini telah berakhir, hari ini Senin (19/1/2026).
Berdasarkan pantauan Kompas.com, tumpukan sampah masih terlihat di Ciputat dan Serpong. Sampah kembali muncul di kolong Flyover Ciputat dan Pasar Cimanggis, meskipun sebelumnya sempat dirapikan.
Baca juga: 137 Ton Sampah Diangkut dari Pesisir Tanggul Laut Muara Baru
Sementara itu, kondisi di Serpong lebih memprihatinkan. Sampah tidak hanya menumpuk di pinggir jalan, tetapi juga terlihat memenuhi median jalan.
Kompas.com melakukan penyusuran sepanjang Jalan Raya Serpong. Tumpukan sampah di median jalan tampak mulai dari depan Mal WTC Serpong hingga Bundaran Alam Sutera, dengan jarak sekitar lima kilometer.
Sampah-sampah tersebut dikemas dalam kantong plastik hitam, merah, serta karung putih, kemudian ditumpuk di median.
Namun, penumpukan tidak merata, melainkan hanya di sejumlah titik.
Selama melintas, bau menyengat dari tumpukan sampah tercium kuat dan mengiringi perjalanan para pengendara di sepanjang Jalan Otista Raya, Jalan Ciputat Raya, dan Jalan Raya Serpong.
Pengendara Keluhkan Bau Sampah
Pengendara yang melintasi Jalan Otista Raya, Agung (31), mengatakan sampah yang dibiarkan menumpuk di tepi jalan membuat perjalanannya terganggu.
"Sangat mengganggu, bau," ujar Agung saat ditemui di lokasi, Senin.
Menurutnya, kondisi itu tidak hanya menimbulkan aroma tidak sedap, tetapi juga menyebabkan kemacetan dan kerusakan jalan di sekitar lokasi.
"Bau banget, tolong lah dari pemerintah untuk segera dibersihkan. Soalnya selain bau, bikin macet, jalanan juga hancur," kata dia.
Baca juga: Wawalkot Tangsel Tegur Camat Pondok Aren: Lihat Situasi, Sedang Krisis Sampah
Agung berharap pemerintah segera menuntaskan persoalan sampah yang kembali muncul meski status tanggap darurat sampah telah berakhir.