Hubungan dengan Ibunya Beda di Belakang Kamera, Manohara sudah Tak Takut Dibilang Anak Durhaka

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com — Selama ini publik mungkin melihat kedekatan Manohara Odelia Pinot atau Manohara dan ibundanya Daisy Fajarina sebagai potret hubungan yang akrab.

Namun, melalui pernyataan terbaru yang emosional dan lugas, Manohara membongkar realita pahit di balik kamera.

Ia menegaskan hubungan tersebut bukanlah hubungan yang sehat, melainkan penuh dengan paksaan dan manipulasi.

Manohara mengatakan, keretakan hubungannya dengan ibundanya bukanlah terjadi tanpa sengaja. Ia sadar memilih untuk memutus komunikasi demi kesehatan mental dan keselamatannya sendiri.

"Saya tidak kehilangan kontak, saya memutuskan kontak. Kami tidak pernah benar-benar dekat, meskipun mungkin tampak seperti itu di depan umum," kata Manohara dalam bahasa Inggris dikutip dari Instagram @manodelia, dikutip tvOnenews.com Senin (19/1/2025).

Manohara Odelia Pinot dan sang ibunda, Daisy Fajarina
Sumber :
  • Istimewa

Menurut Manohara, citra "kedekatan" yang selama ini terlihat hanyalah bagian dari kontrol sang ibu untuk mempertahankan reputasi di mata publik.

Dalam pengakuan yang mengejutkan, Manohara mengungkapkan, ia tumbuh dalam lingkungan yang penuh dengan pelecehan emosional, psikologis, hingga fisik. Ia merasa dimanfaatkan sejak usia remaja demi kepentingan pribadi sang ibu.

Salah satu poin paling menyayat hati adalah ketika ia menyinggung peristiwa kelam masa lalunya yang sempat viral.

Manohara menyebut, situasi berbahaya tersebut bukanlah pilihannya, melainkan paksaan yang dilakukan ibundanya demi keuntungan sepihak.

Manohara juga mengkritik keras pola pikir masyarakat yang sering kali membela pelaku kekerasan dalam  keluarga dengan alasan hubungan darah. Baginya, definisi seorang ibu jauh lebih dalam daripada sekadar melahirkan.Keluarga

"Kamu mengatakan 'dia tetap ibumu' mereduksi keibuan menjadi rahim, bukan tanggung jawab," tegasnya.

Manohara Odelia Pinot
Sumber :
  • Instagram/@manodelia

Menurutnya, seorang ibu seharusnya melindungi dan mengasuh, bukan mengeksploitasi atau menempatkan anak dalam bahaya.

Ia menolak istilah "hubungan" untuk menggambarkan situasi paksaan, karena hal itu mengaburkan status korban dan pelaku.

Keputusan untuk pergi tidak terjadi dalam semalam. Namun, seiring bertambahnya usia dan kemandirian, Manohara perlahan melepaskan diri dari jerat kontrol tersebut.

Kini, ia tidak lagi merasa takut dan memilih untuk menyuarakan kebenaran demi mengedukasi masyarakat.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menhub, Gubernur dan Basarnas evaluasi pencarian korban ATR 42-500
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Diklat Petugas Haji 2026 Digelar Semi Militer, Wamenhaj: Mereka Menemukan Kekompakan
• 12 menit laluliputan6.com
thumb
Alasan Kejari Bandung Belum Tahan Wawalkot Erwin Meski Berstatus Tersangka
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Daftar Dendam Pribadi Roy Keane, Ada Alex Ferguson hingga Istri Michael Carrick
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Dua Parpol Baru di Pertengahan Januari, Eks Perindo dan Kendaraan Anies
• 8 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.